Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Januari 2016

Menghafal???

Diposting oleh Nurul Hasanah di 08.47 0 komentar

hari ini aku dikejutkan dengan sebuah pertanyaan “kak, apa yang membuatmu ingin menghafal Qur’an?” 
kurang lebihnya begitu pertanyaannya. sambil menelan ludah aku berfikir keras harus jawab apa. 
menghafal? itu memang sudah lama berada di benakku, namun sampai detik ini belum benar-benar terealisasikan, astaghfirullaah, ampuni aku ya Robb. 
diri ini sangat amat hina ya Robb, aku takut menjadi orang munafik, aku takut menjadi orang yang menyampaikan namun tidak melakukan, lindungi diri ini ya Robb, jauhkan diri ini dari maksiat. Yaa muqolibal qulub, tsabit qolbi alaa dinik, tsabit qolbi alaa dinik, tsabit qolbi alaa dinik.
mau tau akhirnya ku jawab apa?

menurutku, aku ini anak yang sangat banyak menghabiskan apa-apa yang dimiliki orang tua, mulai dari harta, tenaga, pikiran, mungkin bisa jadi hati, tapi aku pun sadar aku ga akan pernah bisa kalopun bermimpi membalasnya. yang ku perbuat apa? bukannya menyenangkan hati ortu malah memberikan kekecewaan. yah kekecewaan atas kepulanganku, atas belum tuntasnya studi impian ku di negeri sejuta teknologi itu. namun sadarlah wahai diri, kamu tidak akan menjadi lebih baik dengan meratapinya. kalau sekedar rumah indah, mobil mewah, atau apapun itu yang bisa dibeli di dunia, itu mah terlalu mainstream dan ga kekal. aku ingin sesuatu yang abadi, yang dapat kupersembahakan kepada mereka, ummi dan abiku. aku ingin memberikan mahkota surga kepada mereka, aku ingin menjadi salah satu sebab surga untuk mereka. bahkan ku tak tau sejatinya apa yang dapat membahagiakan mereka, diri ini masih terlalu pengecut untuk menanyakan itu, namun ku sangat berharap, one day mereka bisa tersenyum lepas kembali, dan aku adalah alasan dibalik senyum itu. Ummi, Abi, sehat-sehat yaa sampai ummi dan abi bisa menyaksikanku menjadi sesuatu yang bisa membuat hati ummi dan abi mekar. Please stay there for me, for ani and nisa. Saksikan kami menjadi mutiara-mutiara yang akan kalian banggakan. 

I love u <3

Kamis, 26 Maret 2015

setengah isi setengah kosong

Diposting oleh Nurul Hasanah di 16.19 0 komentar
Assalamu'alaykum sahabat
Pernah mendengar kisah ttg gelas setengah isi setengah kosong?

Alkisah sebuah gelas terisi setengah air. Ada yg beranggapan/menyebutnya: "gelas tsb setengah isi" dan ada yg menyebutnya "gelas itu setengah kosong"

Apa yg terlintas dlm pikiran kita?

Pendapat kita mengenai gelas tsb dpt menafsirkan cara pandang kita thdp sesuatu. Penafsiran terhadap gelas setengah terisi merefleksikan bahwa si penafsir merupakan seseorang yg optimis. Dan sebaliknya.

Coba renungkan.
Penafsiran pertama mngenai gelas setengah terisi ini dianalogikan dg rasa bersyukur kita thdp sesuatu yg kita punya. Pun sebaliknya. Pandangan terhadap gelas setengah kosong tadi merefleksikan diri ini tak pandai bersyukur. Melihat sesuatu dari segi negatifnya saja. Hal2 spt inilah yg mengerdilkan pemikiran kita. Padahal Allaah SWT telah menciptakan kita dlm sebaik2nya bentuk. Tetapi mengapa kita masih saja melihat, menilai, menganggap diri kita/orang lain begitu lemah.

Sahabatku, dikala kita menjudge diri ini lemah dan hanya melihat dari segi kekurangan kita, kemana rasa bersyukur yg seharusnya selalu kita haturkan kepada Sang Maha Pemberi Nikmat.

Ayolah, mulai sekarang fokus lah pada apa yang ada dalam dirimu. Apa yg telah Allaah berikan kepadamu. Dari situ insyaa Allaah akan kau temukan potensi dirimu yg selama ini tertutupi karena rasa pesimismu terhadap diri, terhadap Sang Maha Pemberi.

Pada kesempatan belajar bersama, salah satu guru saya menceritakan petuah kakek beliau yg kurang lebih berbunyi: "orang itu tergantung setelannya (pengaturanya), mau diatur kencang atau diatur lemah"

"Fabby ayyi alaa irrobbikumaa tukadzibaan"
(Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yg kau dustakan?)

Semoga bermanfaat ^^

Kamis, 20 November 2014

Ta'aruf is My Way : "sebab cinta saja tidak cukup"

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.48 0 komentar
Assalamu'alaykum readers,,,

Alhamdulillaah beberapa waktu lalu, kami dari tim @Muslimah Talk meluncurkan buku kedua kami yang judulnya Ta'aruf Is My Way, dengan tagline 'sebab cinta saja tidak cukup'

Jadi di buku kedua ini berisi 10 kisah ta'aruf yang berdasarkan kisah nyata, beberapa adalah kisah dari para Followers MT nah sisanya dari para kru MT :D

Dari semua kisah ini ga berujung happy ending, ada haru ada pilu juga loh hehhee,
selain itu dibalik kisah-kisah tadi kami menyelipkan 'Ibroh/hikmah dari cerita tersebut.

Buku nya unyu banget, kecil simpel dengan harga terjangkau, cukup bawa Rp. 46.000 ke gramedia bisa bawa pulang #Ta'arufIsMyWay loh :D

so, tunggu apa lagi, yuk diserbu ^^



Sahabat Baik

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.28 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

beberapa waktu yang lalu ngebikin tulisan untuk bahan kultweet, supaya ga terpendam dimakan tweet-tweet selanjutnya, jadi kepikiran buat nge-repost disini, sekalian buat pengingan juga hehehe,

selamat membaca  :D

Assalamu'alaykum dear salihat ^^
Bahas apa yah enaknya malem ini?

Hmmm ukhmin lagi kepingin bahas tentang 'sahabat' nih hehe, adakah yg sedang rindu sahabatnya?

Sama dears, ukhmin juga sedang rindu sahabat2 salihat ^^

Baiklah langsung saja, tau ga sih dear betapa sempurnanya islam. Sampe hal spt persahabatanpun sudah diatur :"

""Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara..." 

"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf : 67)

Nah pada sebuah hadits disebutkan bahwasannya Allaah akan menaungi 7 golongan pada hari ketika tiada satupun yg mampu menaunginya

Nah, salah satu dari golongan tsb adalah "orang yang saling mencintai karena Allaah"

Maksudnya apa sih min kok jadi bahas cinta2an? | eits jangan di stop dulu makanya dear, lanjut di stalk aja yuk hehe --v

Jadi, maksudnya orang yang bertemu dan berpisah karena Allaah akan dinaungi pada hari akhir dear

Salah satu contohnya yaitu kedua/lebih sahabat yang bertemu dan merajut persaudaraan atas dasar kecintaan kpd Allaah

Niatnya Lillaah insya Allaah persahabatan tsb akan sampai ke Syurga

Beda dengan yang sahabatannya atas dasar selain Allaah, krn memang sudah disebutkan di Az-Zukhruf 67 tadi dear :"

Sahabat yang baik ialah, apabila dengannya mengingatkanmu kepada Allaah

Sahabat yang baik ialah, Ia yang menegurmu dikala kau lalai, dikala kau futur, 

Sahabat yang baik ialah, ia yang mengingatkanmu bukan meninggalkanmu dikala kau salah

Sahabat yang baik ialah, ia yang merangkulmu dan barjalan bersamamu, bukan mendahuluimu, meninggalkanmu

Sahabat yang baik ialah, ia yang mengajakmu menuju Allaah ketika bersama maupun berjauhan

Namamu tersebut dalam bait-bait do'anya, pun tanpa kau mengetahuinya 

Sahabat yang baik lahir karena kecintaannya kepada Allaah, maka dengannya pun menambah kecintaan kita kpd Sang Maha Cinta

sekian dulu ya dear semoga tweet mengenai sahabat terbaik barusan nermanfaat. 
Uhibbuki Fillaah ^^

Salam
@muslimah_talk
Keep Syar'i and Inspiring dear ^^

Beberapa Nasehat sebagai Renungan

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.25 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

nemu ini dari broadcast-an temen, dan maknanya dalem :")
dibaca yuk...

Beberapa Nasehat sbg renungan kita.

1. Apabila kamu melihat orang lain kagum kepada dirimu, ketahuilah bahwa mereka sebenarnya lagi mengagumi keindahan yang dimunculkan Allah dari dirimu, sementara mereka tidak mengetahui kejelekan yang ditutupi Allah pada dirimu. Oleh karena itu bersyukurlah, jangan tertipu!!

2. Bila kamu ingin bahagia jangan banyak termangu oleh ingatan-ingatan masa lalu. Jangan terikat di belakang orang yang tidak mempedulikanmu. Tidak ada orang yang mati gara-gara berpisah dengan orang lain. Bersyukurlah kepada Allah terhadap nikmat lupa kepada ingatanmu!

3. Jangan beropsesi menjadi lebih baik dari pada orang lain, tapi beropsesilah untuk menjadi lebih baik dari pada dirimu kemaren!

4. Kecilkan akalmu ketika kamu sibuk berinteraksi dengan akal orang lain, dan besarkan akalmu ketika kamu fokus kepada dirinya.

5. Diam dalam posisi sulit akan melahirkan penghormatan, kebalikan dari pertengkaran dan perdebatan yang akan melahirkan kebencian dan dendam.

6. Berinteraksilah dengan orang lain atas dasar dia adalah orang yang paling penting dalam hidupmu. Bukan artinya kamu akan merasakan bahagia dari sikap seperti itu. Akan tetapi selanjutnya kamu akan memiliki teman yang banyak, yang memberikan rasa yang sama kepada dirimu.

7. Bergaullah dengan orang yang mempunyai kepribadian positif, karena ia akan memberi pengaruh kepada pikiran, akal dan tingkah lakumu. Tanpa disadari kamu juga akan berubah menjadi orang yang berkepribadian positif. Setelah itu kamu akan mulai memberi pengaruh positif juga kepada orang lain.

8. Bila kamu dinasehati orang lain dengan cara yang keras jangan potong pembicaraannya. Ambillah faedah dari tanggapan-tanggapannya terhadap dirimu. Di balik kekerasannya itu sebenarnya ada rasa cinta yang mendalam. Janganlah bagaikan orang yang memecahkan alarm pengingat yang tidak berdosa, kecuali ia telah membangunkanmu dari tidur!!

9. Senyum itu tidak akan membelikan untukmu sebungkus roti, akan tetapi ia akan membelikan untukmu jiwa yang banyak.

Karenanya, Maha Suci Allah yang telah menjadikan senyuman sebagai ibadah dalam agama kita, yang dengannya kita akan mendapatkan pahala.

Salah kaprah dalam Ber-Hijab, Part 1

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.23 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

Jilbab, dulunya orang-orang mengenakan jilbab disebut Jilbabers, sekarang mulai bergeser menjadi Hijabers. Bedanya apa?

Dulu kata-kata Jilbabers ditujukan kepada mereka, para akhawat berkhimar panjang, namun sekarang munculah Hijabers, sebutan untuk para pengguna kerudung modis yang dimodifikasi sedemikian rupa semenarik mungkin. Inalillaah...

Sebenernya apa sih makna Jilbab, Hijab?

Hijab berasal dari bahasa arab yang berarti penghalang. Sedangkan Jilbab adalah pakaian longgar yang menghalangi mata untuk melihat bentuk tubuh seseorang. Jadi kelir ya masalah Hijab dan Jilbab. Secara detilnya apa dan bagaimana insya Allaah akan dibahas dalam tulisan selanjutnya, kali ini lagi pengen fokus ke masalah kesalah kaprahan dalam berhijab.

Jadi yang dimaksud jilbab tadi kan pakaian longgar untuk menghijabi diri. Pernah ngeliat cewe pake kerudung agak lebar, pake rok agak ngegantung dan baju yang sebenarnya panjang namun jadi memendek karena dililitkan belt (ikat pinggang) diperutnya?

Sedih, miris melihatnya.
Dears, sebenernya esensinya berhijab itu apa? Menutupi sesuatu agar tidak nampak kan? Terus kalo bajumu kau tambahi belt dipanggulmu itu esesnisnya apa? atau apabila bajumu kau masukkan sehingga ujung rokmu membentuk melihatkan pinggangmu, itu esensinya apa shalihat???

Kembalikan lagi kemakna dan fungsi serta tujuan berhijab yuk dear,

Takut ga modis? Takut ga mengikuti jaman?
Masa rasa ketakutan akan hal-hal duniawi mengalahkan rasa ketakutan kita terhadap azab dan siksa Allaah sih dear ._.

Yuk cross and check lagi pakaian kita, apakah sudah sesuai syari'at atau belum. Apa yang perlu diperbaiki lagi. Yuk sama-sama belajar dan saling mengingatkan dear ^^

Karena sejatinya cantikmu kian terjaga dikala kau mengenakan pakaian taqwamu dear :")

Rabu, 19 November 2014

Please, Don't Judge a Person from his Past!

Diposting oleh Nurul Hasanah di 23.55 0 komentar
Assalamu'alaykum readers,

lama banget ga berkelut di dunia blog bikin hati meronta-ronta ingin menuangkan semua uneg-uneg, *tsaah agak didramatisir dikit biar keliatan kayak di sinetron-sinetron hehehe*

Segitu aja deh prolognya, nanti kalo diterusin malah jadi salah tulis, curcol nanti malahan wkwkw

Oke fix kita mulai aja deh,
Pernah ga sih denger kalimat gini "Ah diamah orangnya gini, gue paham bgt dia dari dulu" atau gini "Gue mah tau dulunya dia kayak gimana, baik buruknya kayak gimana paham bgt gue"
Hayoo pernah ga? atau malah jangan-jangan itu kalimat sering keluar dari mulut kita?

My dearest, tau ga kisah nya sayyidina Umar bin Khattab sebelum masuk Islam, sebelum tersentuh cahaya indah Islam. Beliau adalah sosok yang sangar ditunjang postur tubuh yang makin membuatnya menyeramkan, sampa-sampai pada suatu riwayat disebutkan bahwa Rasulullah sampai geli ketika melihat setanpun terbirit mencari jalan lain karena jalan yang mau dilaluinya hendak dilintasi Umar. Keperkasaannya ingin menghabisi Rasulullaah bahkan sampai tega menghajar adik kandung dan adik iparnya sendiri ketika mengetahui bahwa mereka telah beriman. Namun ketika cahaya itu menyentuh hatinya, ketika hidayah melelehkan ke-sangaraanya, dikala itu Umar berubah total, menjadi sosok yang amat dicintai Rasulullaah. Bahkan tak jarang ia menitikkan air mata tiap kali dibacakan ayat-ayat-Nya, Subhanallaah :")
Beliau menjadi Khaliffah kedua sepeninggalan Rasulullaah dan menjadi pemimpin yang amat baik pada masanya. Pemimpin yang amat zuhud. Pemimpin yang tak memiliki rakyat yang harus disantuni, karena saking bijaknya beliau dalam mengatur negara, sampai-sampai tidak ada penduduknya yang miskin, Masya Allaah :")
Yang seperti ini kah yang kau sebut orang jahat? Yang seperti inikah yang kau judge dari masa lalu kelamnya?

Atau contoh lain adalah ia Khalid bin Walid sang pedang Allaah. Sebelum mendapatkan hidayah, khalid merupakan sosok pemberani nan tangguh. Karena kepemimpinannya lah di perang Uhud yang menewaskan paman tercinta Rasulullaah, Hamzah. Namun ketika Islam telah merasuki relung hatinya, menjadikannya sang pedang Allaah, julukan Khalid setelah masuk Islam.

Yang seperti inikah yang kau judge masa lalunya, dear?

Semua orang memiliki masa lalu dear, dan masing-masing orang memiliki masa kelam. Namun masing-masing orangpun memiliki hijrahnya masing-masing.
So, yuk mulai dari sekarang kita sama-sama belajar untuk tidak me-judge seseorang dari masa lalunya.

Jumat, 17 Oktober 2014

Teruntuk saudara baruku,

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.45 0 komentar
Karena kamu,
Aku mulai menghindari musik dan teman-temannya
Aku mulai meprotect foto-foto di medsos
Aku mulai enggan untuk berfose bahkan berfoto ria bersama yang lainnya

Diawal pertemanan kita, aku telah merasakan kekuatan ukhuwah
Pancaran sinar yang hangat akan persaudaraan...

Setiap bersamamu mengingatkanku pada-Nya
Tanpa kau berucap...
Terkadang, kaulah yang menjadi alarm berjalan bagi diriku

Namun...
Aku mulai kecewa...
Ketika kutemui kau menanggalkan busana taqwamu saat keluar pintu,
Yaah walau hanya untuk sesaat

Aku mulai kecewa...
Ketika kau tak kuasa mengendalikan kesenangan dunia,
Ketika virus merah jambu merasuki hatimu,

Yah, ketika itu...
Aku hanya bisa menyentilmu,
Mengingatkanmu,
Dan mendo'akanmu,

Semoga namamu tetap berada dalam list nama-nama yang kusebut dalam lafadz do'a-do'aku

Uhibbuki fillah,
Dari sudut lain kota Bandar Lampung
17 Oktober 2014

Dalam dekapan ukhuwah

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.13 0 komentar
kubaca firman-Nya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”
aku tahu, ukhuwah tidak perlu diperjuangkan
tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman

aku ingat pertemuan petama kita, ukhti sayang
dalam dua detik,dua detik saja
aku telah merasakan perkenalan
bahkan kesepakatan
itulah ruh-ruh kita yang saling sapa
berpeluk mesra
dengan iman yang menyala
mereka telah mufakat
meski belum saling sebut nama
dan tangan belum berjabat

ya, kubaca lagi firman-Nya
“sungguh tiap mukmin bersaudara”
aku makin tahu, persaudaraan tak perlu diperjuangkan
karena saat ikatan melemah
saat keakraban kita merapuh
saat salam terasa menyakitkan
saat kebersamaan serasa siksaan
saat pemberian bagai bara api
dan saat kebaikan justru melukai

aku tahu…
yang rombeng bukanlah ukhuwah kita
hanya iman-iman kita yang sedang sakit
atau menjerit
mungkin dua2nya
mungkin kau saja
tentu terlebih sering
imankulah yang compang-camping

kubaca firman persaudaraan itu ukhti sayang
dan aku makin tahu
mengapa dikala lain diancamkan, 
para kekasih pada hari itu
sebahagian menjadi musuh sebahagian yang lain
kecuali orang-orang yang bertaqwa

-Salim A. Fillah-

Sabtu, 20 September 2014

VMJ (Virus Merah Jambu)

Diposting oleh Nurul Hasanah di 05.42 0 komentar
Assalamu'alaykum readers,

Virus Merah Jambu = Jatuh Cinta
Entah kenapa ga ada angin ga ada hujan tetiba saya pengen nulis tentang VMJ.
Udah pada tau kan apa itu VMJ? Yap, virus yang satu ini ga putus-putusnya dan ga ada abis-abisnya buat diomongin.

Entah gimana kronologisnya, kenapa warna merah jambu erat kaitannya dengan simbol "Cinta".

Cinta
Satu kata penuh akan makna yang sangat amat sulit didefinisikan.
Memang betul, jatuh cinta itu fitrah manusia, tapi bagaimana kita menyikapinya itu lah yang akan menentukan kelanjutan si cinta itu tadi.

Cinta adalah hal yang agung, namun tak sedikit orang merusak keagungan cinta dengan kemaksiatan berkelanjutan.

Pernah denger istilah pacaran islami?
Sms-annya ngingetin ibadah, ketemuannya di tempat2 ibadah seperti pelataran masjid misalnya, dan diwaktu-waktu mustajab, sepertiga malam terakhir *gubrak*
Dears shalih/ah, dalam islam ga ada namanya pacaran islami.

Allaah SWT mengajarkan apabila sudah siap maka menikahlah, sedang apabila belum maka berpuasalah.

So, ga ada tuh perintah untuk berpacaran islami -_-"

nah, karena tadi niatnya pengen ngebahas VMJ, balik lagi yuk ke topik.
Biasanya yang di sebut VMJ itu manakala virus-virus cinta merasuki para aktivis dakwah. Yap, tak jarang para aktivis juga terjerumus loh ke lubang buaya ini, #eh

Kenapa bisa gitu? kan aktivis ngerti ilmunya?
My dearest, menjadi actives bukanlah patokan bahwasannya tidak ada lagi celah-celah kemaksiatan. Tetap saja setan berkeliaran disekeliling kita, pun sebagai aktivis.

Menurut Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah orang yang berpotensi terjangkit virus ini adalah orang yang hatinya kosong dari mahabbah (cinta) kepada Allaah, selalu berpaling dari-Nya dan dipenuhi kecintaan terhadap selain-Nya. Hati yang dipenuhi rasa cinta kepada Allaah dan rindu bertemu dengan-Nya akan kebal dengan virus ini, sebagaimana kisah nabi Yusuf yang digoda oleh Zulaikha.

Beliau juga memaparkan beberapa terapi untuk menangani si virus merah jambu ini:

1. Jika terdapat peluang bagi orang yang sedang kasmaran tersebut untuk meraih cinta orang yang dikasihinya dengan ketentuan syariat dan suratan taqdirnya, maka terapi pertama adalah sesuai apa yang dianjurkan baginda Rasulullah SAW.

"Hai sekalian pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah maka hendaklah dia menikah, barangsiapa yang belum mampu maka hendaklah berpuasa karena puasa dapat menahan dirinya dari tergelicir ke arah perbuatan zina"


2. Apabila peluang pada terapi pertama tertutup maka terapi berikutnya adalah dengan meyakinkan dirinya bahwa apa yang ia impikan mustahil terjadi, lebih baik baginya untuk melupakannya.

3. Hendaklah ia mau meninggalkan virus ini karena dua hal. Pertama: Karena takut kepada Allah dan yang Kedua: keyakinan akan berbagai resiko menyakitkan yang akan diterimanya apabila ia gagal melupakan si dia, misalnya: sudah gagal dalam cinta plus dapat dosa pula, hadeh --"

4. Kalo masih ga bisa juga, coba gali kejelekan si dia, supaya ilfil gitu hehehe

5. Nah yang terakhir nih kalo masih juga ga mempan, udah langsung curhat aja deh sama Allaah dan minta dihilangkan tuh virus lope lope nya heheh --v

Segini dulu ya readers, insya Allaah ketemu ditulisan selanjutnya.

salam ukhuwah tanpa VMJ ^^




Sabtu, 13 September 2014

#AntaraIlmudanHarta

Diposting oleh Nurul Hasanah di 10.12 1 komentar
Assalamu'alaykum readers,

sedikit berbagimateri kultweet ^^

  1. tahukah dear bahwasannya menuntut ilmi merupakan sebuah kewajiban kita sebagai seorang muslim? #AntaraIlmudanHarta
  2. “Menutut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim” (HR. Muslim) #AntaraIlmudanHarta
  3. Bahkan Allah pun telah berjanji akan mengangkat derajat seseorang yang berilmu beberapa derajat seperti yg tertuang dalam surat Al-Mujadilah:11 #AntaraIlmudanHarta
  4. nah terkait #AntaraIlmudanHarta sayidina Ali bin Abi Thalib mengemukakan beberapa keutamaan ilmu bila dibandingkan dengan harta, merapat yuk
  5. “Ilmu lebih utama daripada harta, Ilmu adalah pusaka para Nabi, sedang harta adalah pusaka Karun, Sadad, Fir’aun, dan lain-lain” #AntaraIlmudanHarta
  6. “Ilmu lebih utama daripada harta, karena ilmu itu menjagamu sedangkan kamulah yang menjaga hartamu” #AntaraIlmudanHarta
  7. “Harta itu bila engkau tasarrufkan (berikan) menjadi berkurang, sebaliknya ilmu jika engkau tasarrufkan malahan bertambah #AntaraIlmudanHarta
  8. “Pemilik harta itu musuhnya banyak, sedangkan pemilik ilmu temannya banyak” #AntaraIlmudanHarta
  9. “Ilmu lebih utama daripada harta, karena di akhirat nanti pemilik harta akan dihisab, sedangkan orang berilmu akan memperoleh safa’at” #AntaraIlmudanHarta
  10. “Harta akan hancur berantakan karena lama ditimbun zaman, tetapi ilmu tidak akan rusak dan musnah walau ditimbun zaman” #AntaraIlmudanHarta
  11. “Harta membuat hati seseorang menjadi keras, sedangkan ilmu membuat hati menjadi bercahaya” #AntaraIlmudanHarta
  12. “Ilmu lebih utama daripada harta, karena pemilik harta bisa mengaku menjadi Tuhan akibat harta yang dimilikinya, sedang orang yang berilmu justru mengaku sebagai hamba karena ilmunya” #AntaraIlmudanHarta
  13. Nah segitu dulu yang bisa ukhmin share mengenai #AntaraIlmudanHarta semoga bermanfaat untuk kita semua salihat pendamba Syurga, aamiin ^^
created by : @_nurulhasanah



Senin, 17 Maret 2014

Baiknya Allah :")

Diposting oleh Nurul Hasanah di 07.54 0 komentar
Assalamu'alaykum sahabat ^^

Beberapa waktu belakangan ini, hati ngerasa kosong banget, hampa gitu. Mungkin karena udah beberapa waktu, sekitar sebulanan kali nyaris ga ada liqo, terus pasnya ada kebentur sama hal lain, jadi ga bisa dateng, futur futur futur :(

Sampai pada suatu titik, lagi-lagi hanya do'a sebagai senjata pamungkasnya. 
MasyaAllaah, Allahuakbar, Maha Baiknya Allah :")
Ga nyangka bakalan secepet ini dijawabnya.
Semalem tetiba iseng pengen chatting murrobiyah, selain karena pengen ada yang ditanya juga pengen ngobrol hehhe

Eh gataunya, murrobiyah aku nanya gini "nurul mau lebih intensif lagi ga ngajinya?"
aaa mau mau mau pake banget to the max mbak :3
terus akhirnya aku curcol sekalian tentang kegalauan itu tadi. Apa coba jawaban murrobiyah aku?
Beliau nulis gini: "ya kan doanya baik, nurul mau dekat selangkah, Allaah mendekat berlari..."

ya Robb, Maha Baiknya Engkau, begitu sayangnya Engkau pada hamba-Mu yang malah sering lalai ini :"

Masih ga nyangka banget jawaban Allaah secepat ini, ya Robb :")

Senin, 10 Maret 2014

Masih #TIMSPJ 3 @Pedulijilbab

Diposting oleh Nurul Hasanah di 06.00 0 komentar
Assalamu'alaykum...

Berlalu beberapa hari semenjak pengumuman TIM SPJ Batch 3. Hal-hal yang udah kami lakukan adalah berta'aruf satu dengan lainnya. Mulai dari temen-temen TIM SPJ 1, 2 dan 3 tentunya. Awalnya kita saling ta'aruf di Grup official FB TIM SPJ gitu, terus si nisa usul dibuatin grup wasap, eh ternyata udah ada grupnya. Move on ke grup wasap, makin heboh :v

Karena perbedaan waktu, jadi kalo pas ngebuka grup wasap, tau-tau chattingan udah beratus-ratus aja. Mager stalking, kali menyimak aja hahhaha

Pasnya ada kesempatan ngerumpi bareng, eh ternyata, Masyaallah kagum maksimal sama TIM SPJ yang lain. Kenapa??? KArena semangat mereka itu, Masyaallah sekali ^^

Kebanyakan dari mereka masih duduk dibangku SMA, bahkan ada yang baru masuk SMA, Masyaallah. Semangat berdakwah mereka, semangat untuk membumikan hijab syar'i mereka itu luar biasa, patut diacungi jempol deh :")

Kadang ngiri sih :(
seusia mereka dulu itu aku masih jahiliyah, ya Allah T_T

Namun tak ada kata terlambat untuk memulai suatu kebaikan. Kalo udah ngeklik langsung lakuin. Do  the best ga pake nanti, karena taat itu ga pake tunda-menunda. Yakalo ditunda mulu kapan action nya :D

oke sekian dulu dah curhatan di pagi buta,

Guten Morgen ^^

Rabu, 05 Maret 2014

#TIMSPJ3 Peduli Jilbab

Diposting oleh Nurul Hasanah di 08.22 0 komentar
Assalamu'alaykum sahabat fillah ^^

Alhamdulillah pagi ini dapet kabar baik dari komunitas hijab syar'i yang namanya sudah melegendaris di Indonesia, siapa lagi kalo bukan Peduli Jilbab.

Jadi beberapa waktu yang lalu sempet ikutan daftar perekrutan TIM SPJ Batch 3, nah langkah-langkahnya sbb:

1. Isi Formulir
nah Formulirnya ini isinya ga cuma data diri aja, tapi juga banyak pertanyaan-pertanyaan yang kalo menurut aku, dari pertanyaan tersebut orang bisa tau keseharian kamu itu gimana, kemu itu orangnya gimana , gitu-gitu deh :D
Isi formulirnya online dan setelah di submit kita musti kirim foto via email ke Peduli Jilbab.

2. Chalange
Nah setelah melewati seleksi ketat, terpilihlah orang2 yang lolos seleksi pertama tadi. Tahap selanjut nya yaitu babak chalange. Jadi, kita diminta ngebuat essay singkat mengenai aksi nyata yang akan kita lakukan sesuai devisi yang dipilih kalo kita terpilih menjadi TIM SPJ Peduli Jilbab Batch 3 ini.

Alhamdulillah setelah mengikuti tahapan-tahapan seleksi perekrutan tersebut, nama saya tercantum di pengumuman terakhir yang diumumkan hari ini. Nah aku kemaren milih devisi Jilbab Share, tapi untuk kelanjutaanya bakalan ditempatin dimana masih kurang tau.

Dengan Bismillah, amanah baru, semoga Allah meridhoi dan dapat mengemban amanah ini dengan maksimal aamiin allahumma aamiin...

Belum tau sih tahap selanjutnya gimana, cuma yang ditulis sama mbak admin di web nya tadi, kita udah bisa join group official TIM SPJ.

Oia nanti tanggal 31 ada Rihlah di KRB, pengen ikut pake banget tapi apa daya jarak memisahkan kita hiks :'(

Semoga pertemuan2 selanjutnya dikasih kesempatan untuk hadir, aamiin..

Nah kelanjutannya gimana, kita tunggu episode selanjutnya!
Allahu Akbar!!!


bersama kita peduli, bersama kita berbagi, bersama kita saling mengingatkan :')

we care, so we share :")

Selasa, 25 Februari 2014

BEASISWA!!!!!!

Diposting oleh Nurul Hasanah di 17.13 2 komentar
Assalamualaikum..

Sebenernya awalnya didraft kepala pengen nulis hal lain sih, berhubung ini lagi seneng to the max pake banget yaudah deh yg ini dulu, tulisan aslinya nyusul nanti hoohho :x

Alhamdulillah barusan dapet email dari salah satu pemberi beasiswa buat muslim di jerman gitu. Jadi kan ceritanya emang niat banget dari dulu kepingin apply Stiftung atau Stipendium (semacam beasiswa gitu) dari Jerman, nah udah mulai cari-dari info dari dulu sih, tapi belum nemu yang pas dan cocok, biasalah untuk sesuatu yang istimewa diperlukan kerja keras yang maksimal (re: persyaratannya belum memenuhi hahahh).

Sempet beberapa kali dapet saran dari mbak witri soal info-info stiftung itu, nah disaranin tanya-tanya ke mbak Shally karena mbak shally berhasil tuh menerobos persaingan buat ngedapetin salah satu stiftung. Sejak kuliah Master (S2) sampe sekarang doktoral (S3), mbak shally dapet stiftung mulu nih, nama stiftungnya "Rosa Luxemburg Stiftung'. Setelah ngubek-ngubek website nya ternyata stiftung ini cuma buat program S2 sama S3 aja huhhuhu T_T

Laporan deh sama mbak shally kalo aku ga termasuk kriteria yang bisa ngedaftar ke stiftung ini. Eh mbak shally malah cerita, katanya dulu pernah ketemu sama sesama penerima stiftung di suatu seminar gitu, yang dianya masih kuliah program staatexamen jurusan Kedokteran juga. Wah berarti kan ada peluang tuh. Emang dari awal ngebet banget sama stiftung ini, karena kata mbak shally persyaratannya ga begitu sulit. Alhasil karena kemageran saya buat ngirim email atau telpon ke pihak stiftung nya, yaudah usaha mandeg sampe disitu.

Rencana nya dulu itu pas lagi sibuk-sibuk nya kuliah*sok sibuk sih hhaah*
pengennya nyari-nyari info tentang beasiswa pas liburan aja deh, kan banyak waktu luang tuh..

Oia dulu pernah ketemu juga pas lagi kerja di BMW sama bapak-bapak. Awal ngobrolnya si bapak ngucapin salam gitu ke aku dan mbak ayu. Cuma kitanya ga begitu ngeh ama salamnya dia. Akhirnya si bapak negor kita "kenapa kok kalian ketawa? kan saya tadi salam" oalaaah baru ngeh kalo si bapak ngucap salam tadi ke kita. Kita jawab salam, dan lanjut dah tuh obrolan. Si bapak nanya-nanya kita dari mana gitu-gitu, terus nanyain aku kuliah apa. Terus dia cerita kalo orang indo itu bagus-bagus. Dulu dia punya kenalan anak indo juga, ambil kedokteran gigi. Anaknya pinter banget kata si bapak. Tiap semester dia dapet beasiswa dari Uni gegara nilainya masuk hitungan perfect. Nah, tau sendiri kan denger kata "BEASISWA" sontak aku langsung excited to the max dah hahaha...
Si bapak nyaranin aku buat sering-sering cari-cari ngegugel gitu, banyak kok beasiswa gitu di Jerman ini, katanya. Akhirnya puas ngorek-ngorek info tentang beasiswa, aku tanya si bapak kuliah apa, si bapak jawab dia udah beres, semua semuanya. Yap, dari S1 sampe S3 udah kelar, cuma dia udah hampir setahun nganggur. Cari kerjaan di Jerman susah banget even lulusan S3. Saingannya itu guys, beuh manteps surantap!

Kembali lagi ke masalah beasiswa... Liburan pun tiba dan saat nya searchiiiing!!!!
Dapet beberapa link. Pertama ngebuka Friedrich-Ebert-Stiftung, nah beasiswa ini bisa juga buat anak baru kayak aku gini hahah, plus lagi buat orang asing macem aku juga ada jatahnya. Berhubung program kuliah aku itu kan agak sedikit berbeda, na ja mau dibilang S1 (Bachelor) bukan, S2 (Master) juga bukan, jadi ada peraturan khusus gitu. Akhirnya nge-Email si stiftung nya deh 3 hari yang lalu yang sampe sekarang belum juga dapet balesan huhuhu sedih T__T

Pencarian berlanjut daaan taradadaaam nemu nih!! Avicenna-Studienwerk, dari namanya udah bikin excited banget karena aku emang salah satu pengagum Ibnu Sina si bapak kedokteran modern ini, atau lebih akrab di dunia barat namanya Avicenna. Ngubek-ngubek web nya, dan pada akhirnya aku kirim pertanyaan via Email. Nah ini yang bikin seneng sore senja gini. Jadi tadi siang dapet email gitu, email balesan dari avicenna ini, terus berhubung emailnya itu ambigu kalimatnya, aku kirim balesan lagi buat mempertegas dan memperjelas si email tadi. Tadinya aku kira ini stiftung cuma buat orang Jerman atau orang yang punya identitas EU aja. Ternyata itu ga jadi masalah karena aku udah ngelulusin STK. Kenapa ga masalah? karena STK itu ijazahnya setara dengan ijazah anak-anak Jerman dan EU gitu. Yaiyalah, wong namanya juga kan penyetaraan, kalo ga sama buat apa ada penyetaraan hihihhi...

Yaudah pokoknya intinya baru diawal udah seneng, semoga urusan kedepannya lancar dan membuahkan hasil yang terbaik. aamiin, mohon doanya ya, mau apply ke avicenna nih hiihhii ^^

Rabu, 19 Februari 2014

Saleha Is Me

Diposting oleh Nurul Hasanah di 20.08 0 komentar
Assalamualaikum ^^

SALEHA IS ME...
Dia wanita yang beriman kepada Allah, amat
mencintai Rasulullah.
Dia seorang putri, istri, dan ibu
pendidik mujahid dan mujahidah.
Dia istiqamah berbusana Muslimah.
Dia khusyuk, dan jauh dari bermegah-megah.
Dia ramah, dan penjaga amanah.
Dia hiasan dunia yang paling indah.
Dia wanita nan tengan dinanti-nanti oleh
Raudhatul Jannah.
Dialah wanita saleha.





yak, itu tadi merupakan sebait puisi yang tertuang indah dalam buku "Saleha Is Me", Masyaallah Allahuakbar, perasaan bahagia, haru, bangga dan rindu jadi satu ketika dapet kabar kalo buku perdana kami sudah tersebar diseluruh toko buku di Indonesia, Masyaallah, begitu dahsyat karunia-Mu ya Allah. Ditambah lagi mention2 dari followers plus foto2 mereka dengan buku tersebut, ini rasanyaaa aaaa hati berbunga-bunga menari-nari bak film india mihiih ^^

Yah pokok nya intinya gitu deh, intinya seneng bukan main, mudah2an buku tersebut bermanfaat, pengundang berkah Allah dan sebagai ladang amal jariyah kita semua aamiin allahumma aamiin..

Aku ga tau apa yang teman2 (re: keluarga) #MT rasain, mungkinkah perasaan kita sama? Mudah2an :")

Perasaan rindu bertatap wajah dan ingin memeluk satu persatu dari antum2 semuanya sering sekali menghampiri, namun apa daya, ruang dan waktu belum mengizinkan kita tuk bersua *lah kenapa jadi puitis gini* --"

Kalo flashback kebeberapa bulan yang lalu, saat2 dimana baru dapet kabar lulus seleksi perekrutan crew salah satu akun dakwah di twitter jadi pingin senyum2 sendiri. Begitu dimasukin ke grup wasap, yang kebetulan saat itu ada 3 newbie; aku, meila dan satu lagi ini kalo ga salah mbak wiji. Kami si anak bawang (re:anak baru) masih yang malu-malu jus kambing #eh gitu, disuruh kenalan aja pada jaim hehehe,,
eits tapi yang jaim cuma si para newbie aja nih, teteh2 yang lainnya mah udah pada kayak keluarga hehe, tapi lama-kelamaan kami menyatu, melebur jadi satu, sebuah keluarga baru yang terikat dalam tali ukhuwah, Masyaallah fabby ayyi alaa irobbikumaa tukadzibaan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?

nah awal gabung langsung deh dikasih info sama teh aini, founder #MT, bahwa #MT mau bikin buku gitu. Excited sih, tapi begitu dikasih tau kalo yang nulis itu semua crew, toeng toeng jadi menciut gitu. BAnyak perasaan takut, nah mulai deh tuh syaiton-syaiton  ya berdatangan ngebisikin huh dasar emang kau penggoda. Namun dengan Bismillah, luruskan niat jadilah ikutan nulis, meski cuma beberapa tulisan aja sih hehe ^^

Dari mereka aku semakin lebih dalam mengenal apa itu ukhuwah, apa dan bagaimana seharusnya berdakwah.

Coba antum bayangkan, kami bersepuluh belum pernah saling bertatap muka (beberapa udah sih hehe), baru saja mengenal lewat dunia maya, namun kami bisa menjadi satu, betapa indahnya ukhuwah ^^

eh kok ini jadi ngelantur kemana-mana yak hiihi afwan yaaa teman, niat awalnya sebenernya mau promosi buku malah jadi curcol...

Kembali ke buku, Alhamdulillah buku "Saleha Is Me" persembahan @Muslimah_Talk dan @Qultummedia sudah tersebar diseluruh toko buku di Indonesia dengan harga terjangkau. Buku ini ga cuma bisa dibaca oleh para Akhawat saja loh (Muslimah mah wajib kudu baca nih hehe) para Ikhwan pun bisa malah disarankan buat baca juga. Untuk yang sudah memiliki anak bisa menjadi panduan tambahan untuk mendidik anak dan istri, untuk yang masih jomblo #eh bisa buat persiapan loh hiihihih --v




Senin, 10 Februari 2014

Cerita Inspiratif, Hijab

Diposting oleh Nurul Hasanah di 12.39 0 komentar
Beberapa waktu yang lalu aku tengah asik berjalan menuju sebuah restaurant halal di salah satu pusat kota. Bersama beberapa temanku sembari bercanda ria kami agak bergegas menuju salah satu toko doner turki yang keberadaannya sudah dapat dijangkau mata, maklum kami sudah kelaparan hihihii

Beberapa meter dari toko tersebut kami jumpai 2 gadis berkerudung, dalam bathinku “orang Indonesia tuh”. Vani, teman yang sedang berjalan denganku bergegas menghampiri kedua gadis itu, ternyata mereka sudah saling kenal sebelumnya, alis udah temenan :D

Kami lalu menghampiri mereka dan berkenalan, saking asyiknya ngobrol kami sampe nyaris lupa kalo kami kelaperan. Aku reflex menyeletuk “eh kita ngobrol di tempat doner nya aja yuk sekalian pesen kan”.

Lalu kami semua sepakat melanjutkan obrolan kami di toko doner tersebut. Ketika asyik ngobrol-ngobrol, kedua gadis ini mendaratkan sebuah pertanyaan kepada ku, sebut saja Rita dan Vina.

Rita: “kak, kakak pake hijab syar’I sudah dari di indo yah?”
Aku: “hehe ceritanya panjang”

Singkat cerita si Vina tiba-tiba curhat, panjang lebar, padahal baru juga kenal mihihih :v

Dengan logat khas daerah asalnya dia menceritakan sedikit khisah hidup dia, keluarganya juga. Dia berasal dari salah satu daerah di Indonesia yang disana Islam masih tabu, Muslim adalah penduduk minoritas di daerah tersebut bahkan jarang sekali dijumpai.

Vina menceritakan kepadaku bahwasannya dia mempunyai ibu seorang muslimah dan ayah seorang kristiani, yang kemudian mereka pada akhirnya bercerai, dan si Vina ikut ibunya. Ibunya selalu menasehati dia bahwasannya tidak ada yang bisa menolongnya kecuali Allah, dimanapun ia berada. Ia menceritakan kepadaku juga bahwasanya selama ia kecil ia sangat kurang mendapatkan pengajaran agama. Ia pernah diajarkan mengaji namun ilmu ilmu nya hanya ala kadarnya, jelasnya. Ketika pada akhirnya ia memutuskan untuk pergi melanjutkan pendidikan dia ke negeri yang sangat jauh, terpisah dari ibunya. Ia pun memutuskan untuk beristiqomah dengan penutup kepalanya, di negeri itu.

Awalnya dia masih ragu dengan pakaian yang ia kenakan tersebut, hingga suatu ketika, ia tengah membeli makanan di sebuah toko halal, dan berjumpa dengan seorang bapak berperawakan khas timur tengah.

Bapak: “Anda muslim”
Vina: “iya, saya muslim”
Sang bapak mengetahui Vina seorang muslimah berkat tudung kepala yang ia kenakan pada hari itu.

Ketika Vina ingin membayar makanannya, bapak itu berkata:
“Tidak, jangan dibayar, biarkan saya saja yang membayarnya. Kita sesama muslim, kita saudara”

Setelah mendengar perkataan bapak tua itu Vina bergegas kembali menuju apartemen nya dan langsung bersujud syukur dan menangis, yang terlintas dibenaknya adalah “Ya, Allah jika diibaratkan timur dan barat, saya ini berasal dari negeri nun jauh di timur sana sedangkan bapak tadi berasal dari sebuah negeri yang jauh bertolak disebelah barat sana. Namun agama mu, Dien mu inilah yang menyatukan kami”

Masyaallah, lepas dari kejadian tersebut, sampai sekarang Vina tidak mau menanggalkan khimarnya, ia ingin beristiqomah dalam menutup aurat dan ia mengatakan kepada ku bahwasanya dia ingin sekali berhijab syar’i.

Padahal sebelumnya ia masih enggan beristiqomah dengan penutup kepalanya itu, namun kini tak sedetik pun ia keluar meninggalkan rumahnya tanpa mahkotanya tersebut.

Masyaallah..

Sahabatku, Jilbab bukan Pilihan, namun Jilbab adalah kewajiban, yang kewajiban tersebut datangnya bukan dari Ulama, bukan dari Ustad, bukan juga dari Orang tua kita, Namun perintah untuk berhijab adalah perintah langsung dari Allah SWT. Masihkah engkau enggan menaati perintah-Nya sedang nikmatnya tak henti-hentinya Ia curahkan padamu dear?

Allah SWT berfirman:
Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung (khimâr) ke dada-dada mereka. (QS an-Nur [24]: 31)


*note: kisah nyata dengan nama-nama tokoh yang bukan sesungguhnya, karena si tokoh cerita tidak ingin namanya disebutkan.


Minggu, 12 Januari 2014

merindumu ya Rasulullah :")

Diposting oleh Nurul Hasanah di 22.44 0 komentar
Assalamualaikum,
BIsmillahirrahmaanirrahiim

Minggu, 12 Januari 2014
Allahu Akbar, Laa ilaa ha ilallah..
Aku ga ngerti lagi harus bilang apa, rasa syukur yang membara dalam hati. Kenapa? Hayoo penasaran ga nih? Hehhe
Yap jadi gini ceritanya, semalem aku mimpi, mimpi yang luar biasa J

Gini nih kronologis mimpinya,
Ketika itu saya dan beberapa Akhawat sedang mengikuti halaqoh dengan seorang imam/ulama. Ga tau jelasnya siapa ulama itu, cuma yang terpintas wajahnya seperti pemeran Khabib bin Art salah satu Assabiqunal awwalun di video khalifah trans7 yang sering aku streaming di youtube. Ga lama kita belajar, ada seseorang datang, sang ulama lantas berdiri dan menyambut beliau hangat. Sang ulama memberitahu kami “Rasulullah datang”. Masyaallah sampai ketika saat ini saya menuliskan tulisan ini saya masih agak merinding nih :”)

Sang ulama lalu mempersilahkan beliau masuk dan mempersilahkan beliau menggantikan sang ulama untuk menyampaikan ilmu kepada kami semua. Yang dapat saya ingat sampai sekarang, disaat itu dimana beliau datang dan disepanjang mimpi hanya shalawat yang mampu terucap. Allahumma sholi alaa Muhammad, Masyaallah.

Ada 2 pendapat berbeda mengenai mimpi tentang Rasulullah,
Pertama, ada yang berpendapat bahwa setan tidak mampu menyerupai Rasul, maka bila seseorang memimpikan Rasul, itulah Rasulullah.
Nah, pendapat kedua, ada yang berpendapat bawa pendapat pertama diatas sudah tidak relevant untuk masa kini. Pendapat tersebut hanya berlaku saat jaman Rasul.

Nah pas banget, tadi siang ba’da dhuhur ada halaqoh dengan ustad Andi dari Dresden. Disela-sela break saya bertanya kepada beliau mengenai kedua pendapat berbeda ini. Apa jawaban beliau? Yap, Wallahu a’lam bishowab. Beliau sendiri memegang pendapat yang pertama. Namun setelah itu beliau menambahkan beberapa kalimat untuk memperkuat iman saya Insyaallah.

Saya sendiri galau mau pegang pendapat yang mana –-“

Wallahu a’lam bishowab. Apakah benar Rasullullah SAW telah mendatangi saya dalam mimpi tersebut atau tidak. Namun satu harapan saya, semoga hal tersebut memperkuat iman saya kepada ajaran yang telah Beliau sampaikan, dan menambah kecintaan dan kerinduan saya terhadap Beliau, aamiin.

Jumat, 29 November 2013

Obrolan di sela-sela Masak :D

Diposting oleh Nurul Hasanah di 15.52 0 komentar
Assalamualaikum,

Hari ini ada kuliah cuma sampe jam 11, hoaah rasanyaaa gimana banget hehehehe
Pulang kuliah laper, sampe rumah langsung masak. Nah pas lagi masak tiba-tiba tetangga aku keluar kamar dan langsung nyapa. Ternyata dia hari ini kuliah pagi, dan udah beres. Kirain dia mau ke toilet eh ternyanta dia keluar kamar cuma pengen ngobrol sama aku --"
Yah lumayan lah sembari masak ada yang nemenin ngobrol hihihihi :D

Berawal dari obrolan ringan sampe obrolan berthema keagamaan nih. Aku lupa awalnya kita ngobrolin apa, tiba2 kita ngobrol tentang indonesia dan china -negara dia-
oha erstmal harus ngenalin dia dulu nih, sampe kelupaan hehe

Nama: Qinhang Li
Umur: lupa (atau emang ga pernah nanya heheh)
Status: Mahasiswa (of course -_-")

haha udah ah malah kayak cv ntar. Yap si tetangga aku ini lagi ambil kuliah program diploma gitu. Sebenernya dia udah sarjana di china, tapi disini dia ngulang kuliah dari awal lagi soalnya jurusan yang diambil beda sama jurusan s1 nya dia dulu.

Nah lupa asal muasal tadi ngobrolin apa, ujung2 nya ngobrolin soal negara asal. Ahaa inget nih inget, gegara tadi aku bilang tahun depan aku pingin pindah ke asrama yang jarak nya lebih deket ke uni kita bisa jadi ngobrolin masalah agama. Awalnya dia bilang, kalo aku pindah dia berharap dapet tetangga baru yang punya agama juga, karena dia punya agama. BErmula dari sini kita jadi bertukar informasi soal agama kita masing-masing. Dia bilang, dia  budha. Terus akhirnya kita ngobrolin beberapa perkara, masalah apa yang boleh dan yang ga boleh kita lakuin menurut kepercayaan kita masing-masing. Seperti orang non muslim kebanyakan, dia menyimpan pertanyaan besar "mengapa umat muslim ga boleh makan babi". Akhirnya aku menjelaskannya secara rasional, secara medis dan menyertakan beberapa pendapat menurut para ahli (dalam bentuk jurnal) *tsaaah gaya nih gaya hahha*.
Jadi para peneliti barat udah banyak yang melakukan penelitian mengenai babi (note: peneliti ini non muslim). Dan ternyata ditemukan bahwa DNA babi itu sama dengan DNA manusia. Yang artinya kalo daging tersebut masuk ke tubuh kita, maka tubuh kita akan mengenali nya dalam bentuk yang memang ada dalam tubuh kita, bukan benda asing. Jadi tubuh kita akan menyimpan daging tersebut dalam tubuh, dalam kata lain tidak mengeluarkannya sebagai benda asing (dalam bentuk tinja). Nah, semakin lama kita menimbunnya dalam tubuh, itu akan menyebabkan suatu penyakit kelak. Misalnya aja dari cacing babi yang terkandung didalam daging babi. Dengan ekspresi kaget dan agak jijik dia nunjukin kalo dia ga tau soal ini. Yah aku hanya berharap semoga dengan penjelasannku yang singkat dan ga perfek ini dapat membantu dia untuk mulai memahami islam. Awalnya dia pikir, umat muslim ga boleh makan babi karena babi itu hewan istimewa atau semacamnya, makanya ga boleh disantap hahahha..
Yah wajar aja dia punya pandangan demikian, karena emang dia kan orang budha, yang menganggap hewan adalah bentuk reinkarnasi manusia setelah mati -.-"

Setelah kelar ngebahas si babi, dia lanjut nanya soal islam di irak, afghanistan dan yang lainnya. Nah berbekal sedikit pengetahuan dan beberapa informasi aku mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan bangsa muslim di syiria, palestin, mesir dll. Ternyata dari beberapa penjelasanku yang serba terbatas ini memicu dia untuk ngeluarin unek2 dia. dia bilang "aku tuh ga suka sama amerika. Mereka itu terlalu banyak ngelakuin perbuatan buruk. Terlalu keji. Mereka terlalu banyak membunuh orang. Mereka selalu ribet ngurusin urusan orang lain". 

Aku hanya bisa menimpali, kalo aku bukannya nge"judge" amerika dengan semua hal yang telah mereka lakukan. Mereka seperti itu karena mereka tidak beriman, hidup tak memiliki pedoman, pegangan dan landasan. Kan bangsa barat sekarang ini kebanyakan Atheis. Ga cuma amerika, bangsa eropa pun demikian.

Agak sedikit mudah si diskusi masalah yang menyangkut kepercayaan dengan orang yang memiliki kepercayaan dibandingkan dengan yang ga memiliki sama sekali *pengalaman pribadi* heheh

Mereka mudah menerima dan menganggap okay. Kalo ngejelasin perkara agama sama yang "gak beragama" itu wah susah nya. Banyak perdebatan yang timbul, bukan diskusi ujung-ujung nya --"

ah iya ada yang ketinggalan, jadi tadi itu kita sempet ngebahas muslim di china juga. Dan aku sempet cerita ke dia kalo sebenernya islam masuk ke china itu lebih dulu dari pada ke indonesia. Dia ketawa dan bilang kalo dia ga tau soal itu wkwkwk
Nah dulu temen di Studkoll, si Qi dari china juga pernah cerita, kantin di china itu keren, ada kantin kusus untuk umat muslim. Terus aja aku tanya ke dia, dan dia cerita itu bener ada. Makanan dikantin muslim lebih bersih kata dia nambahin haha. Tapi mereka yang non muslim juga boleh makan disitu, tapi harus bawa alat makan sendiri. Betapa cool nya ini kantin pikirku. Wah di Jerman harus dibuat yang semacam itu juga tambahku sambil tersenyum berharap hihihhi

sebenernya banyak sih tadi yang diobrolin tapi udah nyampur aduk dikepala nih pingin ditulis, ujung-ujungnya buyar. Yaudah segini aja deh cerita kali ini..

masakan jadi, dan diskusi kita akhiri hehehe :)
 

Autumn itu Maple Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea