Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Januari 2016

Menghafal???

Diposting oleh Nurul Hasanah di 08.47 0 komentar

hari ini aku dikejutkan dengan sebuah pertanyaan “kak, apa yang membuatmu ingin menghafal Qur’an?” 
kurang lebihnya begitu pertanyaannya. sambil menelan ludah aku berfikir keras harus jawab apa. 
menghafal? itu memang sudah lama berada di benakku, namun sampai detik ini belum benar-benar terealisasikan, astaghfirullaah, ampuni aku ya Robb. 
diri ini sangat amat hina ya Robb, aku takut menjadi orang munafik, aku takut menjadi orang yang menyampaikan namun tidak melakukan, lindungi diri ini ya Robb, jauhkan diri ini dari maksiat. Yaa muqolibal qulub, tsabit qolbi alaa dinik, tsabit qolbi alaa dinik, tsabit qolbi alaa dinik.
mau tau akhirnya ku jawab apa?

menurutku, aku ini anak yang sangat banyak menghabiskan apa-apa yang dimiliki orang tua, mulai dari harta, tenaga, pikiran, mungkin bisa jadi hati, tapi aku pun sadar aku ga akan pernah bisa kalopun bermimpi membalasnya. yang ku perbuat apa? bukannya menyenangkan hati ortu malah memberikan kekecewaan. yah kekecewaan atas kepulanganku, atas belum tuntasnya studi impian ku di negeri sejuta teknologi itu. namun sadarlah wahai diri, kamu tidak akan menjadi lebih baik dengan meratapinya. kalau sekedar rumah indah, mobil mewah, atau apapun itu yang bisa dibeli di dunia, itu mah terlalu mainstream dan ga kekal. aku ingin sesuatu yang abadi, yang dapat kupersembahakan kepada mereka, ummi dan abiku. aku ingin memberikan mahkota surga kepada mereka, aku ingin menjadi salah satu sebab surga untuk mereka. bahkan ku tak tau sejatinya apa yang dapat membahagiakan mereka, diri ini masih terlalu pengecut untuk menanyakan itu, namun ku sangat berharap, one day mereka bisa tersenyum lepas kembali, dan aku adalah alasan dibalik senyum itu. Ummi, Abi, sehat-sehat yaa sampai ummi dan abi bisa menyaksikanku menjadi sesuatu yang bisa membuat hati ummi dan abi mekar. Please stay there for me, for ani and nisa. Saksikan kami menjadi mutiara-mutiara yang akan kalian banggakan. 

I love u <3

Kamis, 26 Maret 2015

setengah isi setengah kosong

Diposting oleh Nurul Hasanah di 16.19 0 komentar
Assalamu'alaykum sahabat
Pernah mendengar kisah ttg gelas setengah isi setengah kosong?

Alkisah sebuah gelas terisi setengah air. Ada yg beranggapan/menyebutnya: "gelas tsb setengah isi" dan ada yg menyebutnya "gelas itu setengah kosong"

Apa yg terlintas dlm pikiran kita?

Pendapat kita mengenai gelas tsb dpt menafsirkan cara pandang kita thdp sesuatu. Penafsiran terhadap gelas setengah terisi merefleksikan bahwa si penafsir merupakan seseorang yg optimis. Dan sebaliknya.

Coba renungkan.
Penafsiran pertama mngenai gelas setengah terisi ini dianalogikan dg rasa bersyukur kita thdp sesuatu yg kita punya. Pun sebaliknya. Pandangan terhadap gelas setengah kosong tadi merefleksikan diri ini tak pandai bersyukur. Melihat sesuatu dari segi negatifnya saja. Hal2 spt inilah yg mengerdilkan pemikiran kita. Padahal Allaah SWT telah menciptakan kita dlm sebaik2nya bentuk. Tetapi mengapa kita masih saja melihat, menilai, menganggap diri kita/orang lain begitu lemah.

Sahabatku, dikala kita menjudge diri ini lemah dan hanya melihat dari segi kekurangan kita, kemana rasa bersyukur yg seharusnya selalu kita haturkan kepada Sang Maha Pemberi Nikmat.

Ayolah, mulai sekarang fokus lah pada apa yang ada dalam dirimu. Apa yg telah Allaah berikan kepadamu. Dari situ insyaa Allaah akan kau temukan potensi dirimu yg selama ini tertutupi karena rasa pesimismu terhadap diri, terhadap Sang Maha Pemberi.

Pada kesempatan belajar bersama, salah satu guru saya menceritakan petuah kakek beliau yg kurang lebih berbunyi: "orang itu tergantung setelannya (pengaturanya), mau diatur kencang atau diatur lemah"

"Fabby ayyi alaa irrobbikumaa tukadzibaan"
(Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yg kau dustakan?)

Semoga bermanfaat ^^

Kamis, 20 November 2014

Ta'aruf is My Way : "sebab cinta saja tidak cukup"

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.48 0 komentar
Assalamu'alaykum readers,,,

Alhamdulillaah beberapa waktu lalu, kami dari tim @Muslimah Talk meluncurkan buku kedua kami yang judulnya Ta'aruf Is My Way, dengan tagline 'sebab cinta saja tidak cukup'

Jadi di buku kedua ini berisi 10 kisah ta'aruf yang berdasarkan kisah nyata, beberapa adalah kisah dari para Followers MT nah sisanya dari para kru MT :D

Dari semua kisah ini ga berujung happy ending, ada haru ada pilu juga loh hehhee,
selain itu dibalik kisah-kisah tadi kami menyelipkan 'Ibroh/hikmah dari cerita tersebut.

Buku nya unyu banget, kecil simpel dengan harga terjangkau, cukup bawa Rp. 46.000 ke gramedia bisa bawa pulang #Ta'arufIsMyWay loh :D

so, tunggu apa lagi, yuk diserbu ^^



Sahabat Baik

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.28 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

beberapa waktu yang lalu ngebikin tulisan untuk bahan kultweet, supaya ga terpendam dimakan tweet-tweet selanjutnya, jadi kepikiran buat nge-repost disini, sekalian buat pengingan juga hehehe,

selamat membaca  :D

Assalamu'alaykum dear salihat ^^
Bahas apa yah enaknya malem ini?

Hmmm ukhmin lagi kepingin bahas tentang 'sahabat' nih hehe, adakah yg sedang rindu sahabatnya?

Sama dears, ukhmin juga sedang rindu sahabat2 salihat ^^

Baiklah langsung saja, tau ga sih dear betapa sempurnanya islam. Sampe hal spt persahabatanpun sudah diatur :"

""Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara..." 

"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf : 67)

Nah pada sebuah hadits disebutkan bahwasannya Allaah akan menaungi 7 golongan pada hari ketika tiada satupun yg mampu menaunginya

Nah, salah satu dari golongan tsb adalah "orang yang saling mencintai karena Allaah"

Maksudnya apa sih min kok jadi bahas cinta2an? | eits jangan di stop dulu makanya dear, lanjut di stalk aja yuk hehe --v

Jadi, maksudnya orang yang bertemu dan berpisah karena Allaah akan dinaungi pada hari akhir dear

Salah satu contohnya yaitu kedua/lebih sahabat yang bertemu dan merajut persaudaraan atas dasar kecintaan kpd Allaah

Niatnya Lillaah insya Allaah persahabatan tsb akan sampai ke Syurga

Beda dengan yang sahabatannya atas dasar selain Allaah, krn memang sudah disebutkan di Az-Zukhruf 67 tadi dear :"

Sahabat yang baik ialah, apabila dengannya mengingatkanmu kepada Allaah

Sahabat yang baik ialah, Ia yang menegurmu dikala kau lalai, dikala kau futur, 

Sahabat yang baik ialah, ia yang mengingatkanmu bukan meninggalkanmu dikala kau salah

Sahabat yang baik ialah, ia yang merangkulmu dan barjalan bersamamu, bukan mendahuluimu, meninggalkanmu

Sahabat yang baik ialah, ia yang mengajakmu menuju Allaah ketika bersama maupun berjauhan

Namamu tersebut dalam bait-bait do'anya, pun tanpa kau mengetahuinya 

Sahabat yang baik lahir karena kecintaannya kepada Allaah, maka dengannya pun menambah kecintaan kita kpd Sang Maha Cinta

sekian dulu ya dear semoga tweet mengenai sahabat terbaik barusan nermanfaat. 
Uhibbuki Fillaah ^^

Salam
@muslimah_talk
Keep Syar'i and Inspiring dear ^^

Beberapa Nasehat sebagai Renungan

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.25 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

nemu ini dari broadcast-an temen, dan maknanya dalem :")
dibaca yuk...

Beberapa Nasehat sbg renungan kita.

1. Apabila kamu melihat orang lain kagum kepada dirimu, ketahuilah bahwa mereka sebenarnya lagi mengagumi keindahan yang dimunculkan Allah dari dirimu, sementara mereka tidak mengetahui kejelekan yang ditutupi Allah pada dirimu. Oleh karena itu bersyukurlah, jangan tertipu!!

2. Bila kamu ingin bahagia jangan banyak termangu oleh ingatan-ingatan masa lalu. Jangan terikat di belakang orang yang tidak mempedulikanmu. Tidak ada orang yang mati gara-gara berpisah dengan orang lain. Bersyukurlah kepada Allah terhadap nikmat lupa kepada ingatanmu!

3. Jangan beropsesi menjadi lebih baik dari pada orang lain, tapi beropsesilah untuk menjadi lebih baik dari pada dirimu kemaren!

4. Kecilkan akalmu ketika kamu sibuk berinteraksi dengan akal orang lain, dan besarkan akalmu ketika kamu fokus kepada dirinya.

5. Diam dalam posisi sulit akan melahirkan penghormatan, kebalikan dari pertengkaran dan perdebatan yang akan melahirkan kebencian dan dendam.

6. Berinteraksilah dengan orang lain atas dasar dia adalah orang yang paling penting dalam hidupmu. Bukan artinya kamu akan merasakan bahagia dari sikap seperti itu. Akan tetapi selanjutnya kamu akan memiliki teman yang banyak, yang memberikan rasa yang sama kepada dirimu.

7. Bergaullah dengan orang yang mempunyai kepribadian positif, karena ia akan memberi pengaruh kepada pikiran, akal dan tingkah lakumu. Tanpa disadari kamu juga akan berubah menjadi orang yang berkepribadian positif. Setelah itu kamu akan mulai memberi pengaruh positif juga kepada orang lain.

8. Bila kamu dinasehati orang lain dengan cara yang keras jangan potong pembicaraannya. Ambillah faedah dari tanggapan-tanggapannya terhadap dirimu. Di balik kekerasannya itu sebenarnya ada rasa cinta yang mendalam. Janganlah bagaikan orang yang memecahkan alarm pengingat yang tidak berdosa, kecuali ia telah membangunkanmu dari tidur!!

9. Senyum itu tidak akan membelikan untukmu sebungkus roti, akan tetapi ia akan membelikan untukmu jiwa yang banyak.

Karenanya, Maha Suci Allah yang telah menjadikan senyuman sebagai ibadah dalam agama kita, yang dengannya kita akan mendapatkan pahala.

Salah kaprah dalam Ber-Hijab, Part 1

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.23 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

Jilbab, dulunya orang-orang mengenakan jilbab disebut Jilbabers, sekarang mulai bergeser menjadi Hijabers. Bedanya apa?

Dulu kata-kata Jilbabers ditujukan kepada mereka, para akhawat berkhimar panjang, namun sekarang munculah Hijabers, sebutan untuk para pengguna kerudung modis yang dimodifikasi sedemikian rupa semenarik mungkin. Inalillaah...

Sebenernya apa sih makna Jilbab, Hijab?

Hijab berasal dari bahasa arab yang berarti penghalang. Sedangkan Jilbab adalah pakaian longgar yang menghalangi mata untuk melihat bentuk tubuh seseorang. Jadi kelir ya masalah Hijab dan Jilbab. Secara detilnya apa dan bagaimana insya Allaah akan dibahas dalam tulisan selanjutnya, kali ini lagi pengen fokus ke masalah kesalah kaprahan dalam berhijab.

Jadi yang dimaksud jilbab tadi kan pakaian longgar untuk menghijabi diri. Pernah ngeliat cewe pake kerudung agak lebar, pake rok agak ngegantung dan baju yang sebenarnya panjang namun jadi memendek karena dililitkan belt (ikat pinggang) diperutnya?

Sedih, miris melihatnya.
Dears, sebenernya esensinya berhijab itu apa? Menutupi sesuatu agar tidak nampak kan? Terus kalo bajumu kau tambahi belt dipanggulmu itu esesnisnya apa? atau apabila bajumu kau masukkan sehingga ujung rokmu membentuk melihatkan pinggangmu, itu esensinya apa shalihat???

Kembalikan lagi kemakna dan fungsi serta tujuan berhijab yuk dear,

Takut ga modis? Takut ga mengikuti jaman?
Masa rasa ketakutan akan hal-hal duniawi mengalahkan rasa ketakutan kita terhadap azab dan siksa Allaah sih dear ._.

Yuk cross and check lagi pakaian kita, apakah sudah sesuai syari'at atau belum. Apa yang perlu diperbaiki lagi. Yuk sama-sama belajar dan saling mengingatkan dear ^^

Karena sejatinya cantikmu kian terjaga dikala kau mengenakan pakaian taqwamu dear :")

Rabu, 19 November 2014

Please, Don't Judge a Person from his Past!

Diposting oleh Nurul Hasanah di 23.55 0 komentar
Assalamu'alaykum readers,

lama banget ga berkelut di dunia blog bikin hati meronta-ronta ingin menuangkan semua uneg-uneg, *tsaah agak didramatisir dikit biar keliatan kayak di sinetron-sinetron hehehe*

Segitu aja deh prolognya, nanti kalo diterusin malah jadi salah tulis, curcol nanti malahan wkwkw

Oke fix kita mulai aja deh,
Pernah ga sih denger kalimat gini "Ah diamah orangnya gini, gue paham bgt dia dari dulu" atau gini "Gue mah tau dulunya dia kayak gimana, baik buruknya kayak gimana paham bgt gue"
Hayoo pernah ga? atau malah jangan-jangan itu kalimat sering keluar dari mulut kita?

My dearest, tau ga kisah nya sayyidina Umar bin Khattab sebelum masuk Islam, sebelum tersentuh cahaya indah Islam. Beliau adalah sosok yang sangar ditunjang postur tubuh yang makin membuatnya menyeramkan, sampa-sampai pada suatu riwayat disebutkan bahwa Rasulullah sampai geli ketika melihat setanpun terbirit mencari jalan lain karena jalan yang mau dilaluinya hendak dilintasi Umar. Keperkasaannya ingin menghabisi Rasulullaah bahkan sampai tega menghajar adik kandung dan adik iparnya sendiri ketika mengetahui bahwa mereka telah beriman. Namun ketika cahaya itu menyentuh hatinya, ketika hidayah melelehkan ke-sangaraanya, dikala itu Umar berubah total, menjadi sosok yang amat dicintai Rasulullaah. Bahkan tak jarang ia menitikkan air mata tiap kali dibacakan ayat-ayat-Nya, Subhanallaah :")
Beliau menjadi Khaliffah kedua sepeninggalan Rasulullaah dan menjadi pemimpin yang amat baik pada masanya. Pemimpin yang amat zuhud. Pemimpin yang tak memiliki rakyat yang harus disantuni, karena saking bijaknya beliau dalam mengatur negara, sampai-sampai tidak ada penduduknya yang miskin, Masya Allaah :")
Yang seperti ini kah yang kau sebut orang jahat? Yang seperti inikah yang kau judge dari masa lalu kelamnya?

Atau contoh lain adalah ia Khalid bin Walid sang pedang Allaah. Sebelum mendapatkan hidayah, khalid merupakan sosok pemberani nan tangguh. Karena kepemimpinannya lah di perang Uhud yang menewaskan paman tercinta Rasulullaah, Hamzah. Namun ketika Islam telah merasuki relung hatinya, menjadikannya sang pedang Allaah, julukan Khalid setelah masuk Islam.

Yang seperti inikah yang kau judge masa lalunya, dear?

Semua orang memiliki masa lalu dear, dan masing-masing orang memiliki masa kelam. Namun masing-masing orangpun memiliki hijrahnya masing-masing.
So, yuk mulai dari sekarang kita sama-sama belajar untuk tidak me-judge seseorang dari masa lalunya.

Sabtu, 13 September 2014

#AntaraIlmudanHarta

Diposting oleh Nurul Hasanah di 10.12 1 komentar
Assalamu'alaykum readers,

sedikit berbagimateri kultweet ^^

  1. tahukah dear bahwasannya menuntut ilmi merupakan sebuah kewajiban kita sebagai seorang muslim? #AntaraIlmudanHarta
  2. “Menutut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim” (HR. Muslim) #AntaraIlmudanHarta
  3. Bahkan Allah pun telah berjanji akan mengangkat derajat seseorang yang berilmu beberapa derajat seperti yg tertuang dalam surat Al-Mujadilah:11 #AntaraIlmudanHarta
  4. nah terkait #AntaraIlmudanHarta sayidina Ali bin Abi Thalib mengemukakan beberapa keutamaan ilmu bila dibandingkan dengan harta, merapat yuk
  5. “Ilmu lebih utama daripada harta, Ilmu adalah pusaka para Nabi, sedang harta adalah pusaka Karun, Sadad, Fir’aun, dan lain-lain” #AntaraIlmudanHarta
  6. “Ilmu lebih utama daripada harta, karena ilmu itu menjagamu sedangkan kamulah yang menjaga hartamu” #AntaraIlmudanHarta
  7. “Harta itu bila engkau tasarrufkan (berikan) menjadi berkurang, sebaliknya ilmu jika engkau tasarrufkan malahan bertambah #AntaraIlmudanHarta
  8. “Pemilik harta itu musuhnya banyak, sedangkan pemilik ilmu temannya banyak” #AntaraIlmudanHarta
  9. “Ilmu lebih utama daripada harta, karena di akhirat nanti pemilik harta akan dihisab, sedangkan orang berilmu akan memperoleh safa’at” #AntaraIlmudanHarta
  10. “Harta akan hancur berantakan karena lama ditimbun zaman, tetapi ilmu tidak akan rusak dan musnah walau ditimbun zaman” #AntaraIlmudanHarta
  11. “Harta membuat hati seseorang menjadi keras, sedangkan ilmu membuat hati menjadi bercahaya” #AntaraIlmudanHarta
  12. “Ilmu lebih utama daripada harta, karena pemilik harta bisa mengaku menjadi Tuhan akibat harta yang dimilikinya, sedang orang yang berilmu justru mengaku sebagai hamba karena ilmunya” #AntaraIlmudanHarta
  13. Nah segitu dulu yang bisa ukhmin share mengenai #AntaraIlmudanHarta semoga bermanfaat untuk kita semua salihat pendamba Syurga, aamiin ^^
created by : @_nurulhasanah



Senin, 17 Maret 2014

Baiknya Allah :")

Diposting oleh Nurul Hasanah di 07.54 0 komentar
Assalamu'alaykum sahabat ^^

Beberapa waktu belakangan ini, hati ngerasa kosong banget, hampa gitu. Mungkin karena udah beberapa waktu, sekitar sebulanan kali nyaris ga ada liqo, terus pasnya ada kebentur sama hal lain, jadi ga bisa dateng, futur futur futur :(

Sampai pada suatu titik, lagi-lagi hanya do'a sebagai senjata pamungkasnya. 
MasyaAllaah, Allahuakbar, Maha Baiknya Allah :")
Ga nyangka bakalan secepet ini dijawabnya.
Semalem tetiba iseng pengen chatting murrobiyah, selain karena pengen ada yang ditanya juga pengen ngobrol hehhe

Eh gataunya, murrobiyah aku nanya gini "nurul mau lebih intensif lagi ga ngajinya?"
aaa mau mau mau pake banget to the max mbak :3
terus akhirnya aku curcol sekalian tentang kegalauan itu tadi. Apa coba jawaban murrobiyah aku?
Beliau nulis gini: "ya kan doanya baik, nurul mau dekat selangkah, Allaah mendekat berlari..."

ya Robb, Maha Baiknya Engkau, begitu sayangnya Engkau pada hamba-Mu yang malah sering lalai ini :"

Masih ga nyangka banget jawaban Allaah secepat ini, ya Robb :")

Senin, 10 Maret 2014

Masih #TIMSPJ 3 @Pedulijilbab

Diposting oleh Nurul Hasanah di 06.00 0 komentar
Assalamu'alaykum...

Berlalu beberapa hari semenjak pengumuman TIM SPJ Batch 3. Hal-hal yang udah kami lakukan adalah berta'aruf satu dengan lainnya. Mulai dari temen-temen TIM SPJ 1, 2 dan 3 tentunya. Awalnya kita saling ta'aruf di Grup official FB TIM SPJ gitu, terus si nisa usul dibuatin grup wasap, eh ternyata udah ada grupnya. Move on ke grup wasap, makin heboh :v

Karena perbedaan waktu, jadi kalo pas ngebuka grup wasap, tau-tau chattingan udah beratus-ratus aja. Mager stalking, kali menyimak aja hahhaha

Pasnya ada kesempatan ngerumpi bareng, eh ternyata, Masyaallah kagum maksimal sama TIM SPJ yang lain. Kenapa??? KArena semangat mereka itu, Masyaallah sekali ^^

Kebanyakan dari mereka masih duduk dibangku SMA, bahkan ada yang baru masuk SMA, Masyaallah. Semangat berdakwah mereka, semangat untuk membumikan hijab syar'i mereka itu luar biasa, patut diacungi jempol deh :")

Kadang ngiri sih :(
seusia mereka dulu itu aku masih jahiliyah, ya Allah T_T

Namun tak ada kata terlambat untuk memulai suatu kebaikan. Kalo udah ngeklik langsung lakuin. Do  the best ga pake nanti, karena taat itu ga pake tunda-menunda. Yakalo ditunda mulu kapan action nya :D

oke sekian dulu dah curhatan di pagi buta,

Guten Morgen ^^

Rabu, 05 Maret 2014

#TIMSPJ3 Peduli Jilbab

Diposting oleh Nurul Hasanah di 08.22 0 komentar
Assalamu'alaykum sahabat fillah ^^

Alhamdulillah pagi ini dapet kabar baik dari komunitas hijab syar'i yang namanya sudah melegendaris di Indonesia, siapa lagi kalo bukan Peduli Jilbab.

Jadi beberapa waktu yang lalu sempet ikutan daftar perekrutan TIM SPJ Batch 3, nah langkah-langkahnya sbb:

1. Isi Formulir
nah Formulirnya ini isinya ga cuma data diri aja, tapi juga banyak pertanyaan-pertanyaan yang kalo menurut aku, dari pertanyaan tersebut orang bisa tau keseharian kamu itu gimana, kemu itu orangnya gimana , gitu-gitu deh :D
Isi formulirnya online dan setelah di submit kita musti kirim foto via email ke Peduli Jilbab.

2. Chalange
Nah setelah melewati seleksi ketat, terpilihlah orang2 yang lolos seleksi pertama tadi. Tahap selanjut nya yaitu babak chalange. Jadi, kita diminta ngebuat essay singkat mengenai aksi nyata yang akan kita lakukan sesuai devisi yang dipilih kalo kita terpilih menjadi TIM SPJ Peduli Jilbab Batch 3 ini.

Alhamdulillah setelah mengikuti tahapan-tahapan seleksi perekrutan tersebut, nama saya tercantum di pengumuman terakhir yang diumumkan hari ini. Nah aku kemaren milih devisi Jilbab Share, tapi untuk kelanjutaanya bakalan ditempatin dimana masih kurang tau.

Dengan Bismillah, amanah baru, semoga Allah meridhoi dan dapat mengemban amanah ini dengan maksimal aamiin allahumma aamiin...

Belum tau sih tahap selanjutnya gimana, cuma yang ditulis sama mbak admin di web nya tadi, kita udah bisa join group official TIM SPJ.

Oia nanti tanggal 31 ada Rihlah di KRB, pengen ikut pake banget tapi apa daya jarak memisahkan kita hiks :'(

Semoga pertemuan2 selanjutnya dikasih kesempatan untuk hadir, aamiin..

Nah kelanjutannya gimana, kita tunggu episode selanjutnya!
Allahu Akbar!!!


bersama kita peduli, bersama kita berbagi, bersama kita saling mengingatkan :')

we care, so we share :")

Rabu, 19 Februari 2014

Saleha Is Me

Diposting oleh Nurul Hasanah di 20.08 0 komentar
Assalamualaikum ^^

SALEHA IS ME...
Dia wanita yang beriman kepada Allah, amat
mencintai Rasulullah.
Dia seorang putri, istri, dan ibu
pendidik mujahid dan mujahidah.
Dia istiqamah berbusana Muslimah.
Dia khusyuk, dan jauh dari bermegah-megah.
Dia ramah, dan penjaga amanah.
Dia hiasan dunia yang paling indah.
Dia wanita nan tengan dinanti-nanti oleh
Raudhatul Jannah.
Dialah wanita saleha.





yak, itu tadi merupakan sebait puisi yang tertuang indah dalam buku "Saleha Is Me", Masyaallah Allahuakbar, perasaan bahagia, haru, bangga dan rindu jadi satu ketika dapet kabar kalo buku perdana kami sudah tersebar diseluruh toko buku di Indonesia, Masyaallah, begitu dahsyat karunia-Mu ya Allah. Ditambah lagi mention2 dari followers plus foto2 mereka dengan buku tersebut, ini rasanyaaa aaaa hati berbunga-bunga menari-nari bak film india mihiih ^^

Yah pokok nya intinya gitu deh, intinya seneng bukan main, mudah2an buku tersebut bermanfaat, pengundang berkah Allah dan sebagai ladang amal jariyah kita semua aamiin allahumma aamiin..

Aku ga tau apa yang teman2 (re: keluarga) #MT rasain, mungkinkah perasaan kita sama? Mudah2an :")

Perasaan rindu bertatap wajah dan ingin memeluk satu persatu dari antum2 semuanya sering sekali menghampiri, namun apa daya, ruang dan waktu belum mengizinkan kita tuk bersua *lah kenapa jadi puitis gini* --"

Kalo flashback kebeberapa bulan yang lalu, saat2 dimana baru dapet kabar lulus seleksi perekrutan crew salah satu akun dakwah di twitter jadi pingin senyum2 sendiri. Begitu dimasukin ke grup wasap, yang kebetulan saat itu ada 3 newbie; aku, meila dan satu lagi ini kalo ga salah mbak wiji. Kami si anak bawang (re:anak baru) masih yang malu-malu jus kambing #eh gitu, disuruh kenalan aja pada jaim hehehe,,
eits tapi yang jaim cuma si para newbie aja nih, teteh2 yang lainnya mah udah pada kayak keluarga hehe, tapi lama-kelamaan kami menyatu, melebur jadi satu, sebuah keluarga baru yang terikat dalam tali ukhuwah, Masyaallah fabby ayyi alaa irobbikumaa tukadzibaan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?

nah awal gabung langsung deh dikasih info sama teh aini, founder #MT, bahwa #MT mau bikin buku gitu. Excited sih, tapi begitu dikasih tau kalo yang nulis itu semua crew, toeng toeng jadi menciut gitu. BAnyak perasaan takut, nah mulai deh tuh syaiton-syaiton  ya berdatangan ngebisikin huh dasar emang kau penggoda. Namun dengan Bismillah, luruskan niat jadilah ikutan nulis, meski cuma beberapa tulisan aja sih hehe ^^

Dari mereka aku semakin lebih dalam mengenal apa itu ukhuwah, apa dan bagaimana seharusnya berdakwah.

Coba antum bayangkan, kami bersepuluh belum pernah saling bertatap muka (beberapa udah sih hehe), baru saja mengenal lewat dunia maya, namun kami bisa menjadi satu, betapa indahnya ukhuwah ^^

eh kok ini jadi ngelantur kemana-mana yak hiihi afwan yaaa teman, niat awalnya sebenernya mau promosi buku malah jadi curcol...

Kembali ke buku, Alhamdulillah buku "Saleha Is Me" persembahan @Muslimah_Talk dan @Qultummedia sudah tersebar diseluruh toko buku di Indonesia dengan harga terjangkau. Buku ini ga cuma bisa dibaca oleh para Akhawat saja loh (Muslimah mah wajib kudu baca nih hehe) para Ikhwan pun bisa malah disarankan buat baca juga. Untuk yang sudah memiliki anak bisa menjadi panduan tambahan untuk mendidik anak dan istri, untuk yang masih jomblo #eh bisa buat persiapan loh hiihihih --v




Senin, 10 Februari 2014

Cerita Inspiratif, Hijab

Diposting oleh Nurul Hasanah di 12.39 0 komentar
Beberapa waktu yang lalu aku tengah asik berjalan menuju sebuah restaurant halal di salah satu pusat kota. Bersama beberapa temanku sembari bercanda ria kami agak bergegas menuju salah satu toko doner turki yang keberadaannya sudah dapat dijangkau mata, maklum kami sudah kelaparan hihihii

Beberapa meter dari toko tersebut kami jumpai 2 gadis berkerudung, dalam bathinku “orang Indonesia tuh”. Vani, teman yang sedang berjalan denganku bergegas menghampiri kedua gadis itu, ternyata mereka sudah saling kenal sebelumnya, alis udah temenan :D

Kami lalu menghampiri mereka dan berkenalan, saking asyiknya ngobrol kami sampe nyaris lupa kalo kami kelaperan. Aku reflex menyeletuk “eh kita ngobrol di tempat doner nya aja yuk sekalian pesen kan”.

Lalu kami semua sepakat melanjutkan obrolan kami di toko doner tersebut. Ketika asyik ngobrol-ngobrol, kedua gadis ini mendaratkan sebuah pertanyaan kepada ku, sebut saja Rita dan Vina.

Rita: “kak, kakak pake hijab syar’I sudah dari di indo yah?”
Aku: “hehe ceritanya panjang”

Singkat cerita si Vina tiba-tiba curhat, panjang lebar, padahal baru juga kenal mihihih :v

Dengan logat khas daerah asalnya dia menceritakan sedikit khisah hidup dia, keluarganya juga. Dia berasal dari salah satu daerah di Indonesia yang disana Islam masih tabu, Muslim adalah penduduk minoritas di daerah tersebut bahkan jarang sekali dijumpai.

Vina menceritakan kepadaku bahwasannya dia mempunyai ibu seorang muslimah dan ayah seorang kristiani, yang kemudian mereka pada akhirnya bercerai, dan si Vina ikut ibunya. Ibunya selalu menasehati dia bahwasannya tidak ada yang bisa menolongnya kecuali Allah, dimanapun ia berada. Ia menceritakan kepadaku juga bahwasanya selama ia kecil ia sangat kurang mendapatkan pengajaran agama. Ia pernah diajarkan mengaji namun ilmu ilmu nya hanya ala kadarnya, jelasnya. Ketika pada akhirnya ia memutuskan untuk pergi melanjutkan pendidikan dia ke negeri yang sangat jauh, terpisah dari ibunya. Ia pun memutuskan untuk beristiqomah dengan penutup kepalanya, di negeri itu.

Awalnya dia masih ragu dengan pakaian yang ia kenakan tersebut, hingga suatu ketika, ia tengah membeli makanan di sebuah toko halal, dan berjumpa dengan seorang bapak berperawakan khas timur tengah.

Bapak: “Anda muslim”
Vina: “iya, saya muslim”
Sang bapak mengetahui Vina seorang muslimah berkat tudung kepala yang ia kenakan pada hari itu.

Ketika Vina ingin membayar makanannya, bapak itu berkata:
“Tidak, jangan dibayar, biarkan saya saja yang membayarnya. Kita sesama muslim, kita saudara”

Setelah mendengar perkataan bapak tua itu Vina bergegas kembali menuju apartemen nya dan langsung bersujud syukur dan menangis, yang terlintas dibenaknya adalah “Ya, Allah jika diibaratkan timur dan barat, saya ini berasal dari negeri nun jauh di timur sana sedangkan bapak tadi berasal dari sebuah negeri yang jauh bertolak disebelah barat sana. Namun agama mu, Dien mu inilah yang menyatukan kami”

Masyaallah, lepas dari kejadian tersebut, sampai sekarang Vina tidak mau menanggalkan khimarnya, ia ingin beristiqomah dalam menutup aurat dan ia mengatakan kepada ku bahwasanya dia ingin sekali berhijab syar’i.

Padahal sebelumnya ia masih enggan beristiqomah dengan penutup kepalanya itu, namun kini tak sedetik pun ia keluar meninggalkan rumahnya tanpa mahkotanya tersebut.

Masyaallah..

Sahabatku, Jilbab bukan Pilihan, namun Jilbab adalah kewajiban, yang kewajiban tersebut datangnya bukan dari Ulama, bukan dari Ustad, bukan juga dari Orang tua kita, Namun perintah untuk berhijab adalah perintah langsung dari Allah SWT. Masihkah engkau enggan menaati perintah-Nya sedang nikmatnya tak henti-hentinya Ia curahkan padamu dear?

Allah SWT berfirman:
Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung (khimâr) ke dada-dada mereka. (QS an-Nur [24]: 31)


*note: kisah nyata dengan nama-nama tokoh yang bukan sesungguhnya, karena si tokoh cerita tidak ingin namanya disebutkan.


Minggu, 12 Januari 2014

merindumu ya Rasulullah :")

Diposting oleh Nurul Hasanah di 22.44 0 komentar
Assalamualaikum,
BIsmillahirrahmaanirrahiim

Minggu, 12 Januari 2014
Allahu Akbar, Laa ilaa ha ilallah..
Aku ga ngerti lagi harus bilang apa, rasa syukur yang membara dalam hati. Kenapa? Hayoo penasaran ga nih? Hehhe
Yap jadi gini ceritanya, semalem aku mimpi, mimpi yang luar biasa J

Gini nih kronologis mimpinya,
Ketika itu saya dan beberapa Akhawat sedang mengikuti halaqoh dengan seorang imam/ulama. Ga tau jelasnya siapa ulama itu, cuma yang terpintas wajahnya seperti pemeran Khabib bin Art salah satu Assabiqunal awwalun di video khalifah trans7 yang sering aku streaming di youtube. Ga lama kita belajar, ada seseorang datang, sang ulama lantas berdiri dan menyambut beliau hangat. Sang ulama memberitahu kami “Rasulullah datang”. Masyaallah sampai ketika saat ini saya menuliskan tulisan ini saya masih agak merinding nih :”)

Sang ulama lalu mempersilahkan beliau masuk dan mempersilahkan beliau menggantikan sang ulama untuk menyampaikan ilmu kepada kami semua. Yang dapat saya ingat sampai sekarang, disaat itu dimana beliau datang dan disepanjang mimpi hanya shalawat yang mampu terucap. Allahumma sholi alaa Muhammad, Masyaallah.

Ada 2 pendapat berbeda mengenai mimpi tentang Rasulullah,
Pertama, ada yang berpendapat bahwa setan tidak mampu menyerupai Rasul, maka bila seseorang memimpikan Rasul, itulah Rasulullah.
Nah, pendapat kedua, ada yang berpendapat bawa pendapat pertama diatas sudah tidak relevant untuk masa kini. Pendapat tersebut hanya berlaku saat jaman Rasul.

Nah pas banget, tadi siang ba’da dhuhur ada halaqoh dengan ustad Andi dari Dresden. Disela-sela break saya bertanya kepada beliau mengenai kedua pendapat berbeda ini. Apa jawaban beliau? Yap, Wallahu a’lam bishowab. Beliau sendiri memegang pendapat yang pertama. Namun setelah itu beliau menambahkan beberapa kalimat untuk memperkuat iman saya Insyaallah.

Saya sendiri galau mau pegang pendapat yang mana –-“

Wallahu a’lam bishowab. Apakah benar Rasullullah SAW telah mendatangi saya dalam mimpi tersebut atau tidak. Namun satu harapan saya, semoga hal tersebut memperkuat iman saya kepada ajaran yang telah Beliau sampaikan, dan menambah kecintaan dan kerinduan saya terhadap Beliau, aamiin.

Jumat, 29 November 2013

Obrolan di sela-sela Masak :D

Diposting oleh Nurul Hasanah di 15.52 0 komentar
Assalamualaikum,

Hari ini ada kuliah cuma sampe jam 11, hoaah rasanyaaa gimana banget hehehehe
Pulang kuliah laper, sampe rumah langsung masak. Nah pas lagi masak tiba-tiba tetangga aku keluar kamar dan langsung nyapa. Ternyata dia hari ini kuliah pagi, dan udah beres. Kirain dia mau ke toilet eh ternyanta dia keluar kamar cuma pengen ngobrol sama aku --"
Yah lumayan lah sembari masak ada yang nemenin ngobrol hihihihi :D

Berawal dari obrolan ringan sampe obrolan berthema keagamaan nih. Aku lupa awalnya kita ngobrolin apa, tiba2 kita ngobrol tentang indonesia dan china -negara dia-
oha erstmal harus ngenalin dia dulu nih, sampe kelupaan hehe

Nama: Qinhang Li
Umur: lupa (atau emang ga pernah nanya heheh)
Status: Mahasiswa (of course -_-")

haha udah ah malah kayak cv ntar. Yap si tetangga aku ini lagi ambil kuliah program diploma gitu. Sebenernya dia udah sarjana di china, tapi disini dia ngulang kuliah dari awal lagi soalnya jurusan yang diambil beda sama jurusan s1 nya dia dulu.

Nah lupa asal muasal tadi ngobrolin apa, ujung2 nya ngobrolin soal negara asal. Ahaa inget nih inget, gegara tadi aku bilang tahun depan aku pingin pindah ke asrama yang jarak nya lebih deket ke uni kita bisa jadi ngobrolin masalah agama. Awalnya dia bilang, kalo aku pindah dia berharap dapet tetangga baru yang punya agama juga, karena dia punya agama. BErmula dari sini kita jadi bertukar informasi soal agama kita masing-masing. Dia bilang, dia  budha. Terus akhirnya kita ngobrolin beberapa perkara, masalah apa yang boleh dan yang ga boleh kita lakuin menurut kepercayaan kita masing-masing. Seperti orang non muslim kebanyakan, dia menyimpan pertanyaan besar "mengapa umat muslim ga boleh makan babi". Akhirnya aku menjelaskannya secara rasional, secara medis dan menyertakan beberapa pendapat menurut para ahli (dalam bentuk jurnal) *tsaaah gaya nih gaya hahha*.
Jadi para peneliti barat udah banyak yang melakukan penelitian mengenai babi (note: peneliti ini non muslim). Dan ternyata ditemukan bahwa DNA babi itu sama dengan DNA manusia. Yang artinya kalo daging tersebut masuk ke tubuh kita, maka tubuh kita akan mengenali nya dalam bentuk yang memang ada dalam tubuh kita, bukan benda asing. Jadi tubuh kita akan menyimpan daging tersebut dalam tubuh, dalam kata lain tidak mengeluarkannya sebagai benda asing (dalam bentuk tinja). Nah, semakin lama kita menimbunnya dalam tubuh, itu akan menyebabkan suatu penyakit kelak. Misalnya aja dari cacing babi yang terkandung didalam daging babi. Dengan ekspresi kaget dan agak jijik dia nunjukin kalo dia ga tau soal ini. Yah aku hanya berharap semoga dengan penjelasannku yang singkat dan ga perfek ini dapat membantu dia untuk mulai memahami islam. Awalnya dia pikir, umat muslim ga boleh makan babi karena babi itu hewan istimewa atau semacamnya, makanya ga boleh disantap hahahha..
Yah wajar aja dia punya pandangan demikian, karena emang dia kan orang budha, yang menganggap hewan adalah bentuk reinkarnasi manusia setelah mati -.-"

Setelah kelar ngebahas si babi, dia lanjut nanya soal islam di irak, afghanistan dan yang lainnya. Nah berbekal sedikit pengetahuan dan beberapa informasi aku mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan bangsa muslim di syiria, palestin, mesir dll. Ternyata dari beberapa penjelasanku yang serba terbatas ini memicu dia untuk ngeluarin unek2 dia. dia bilang "aku tuh ga suka sama amerika. Mereka itu terlalu banyak ngelakuin perbuatan buruk. Terlalu keji. Mereka terlalu banyak membunuh orang. Mereka selalu ribet ngurusin urusan orang lain". 

Aku hanya bisa menimpali, kalo aku bukannya nge"judge" amerika dengan semua hal yang telah mereka lakukan. Mereka seperti itu karena mereka tidak beriman, hidup tak memiliki pedoman, pegangan dan landasan. Kan bangsa barat sekarang ini kebanyakan Atheis. Ga cuma amerika, bangsa eropa pun demikian.

Agak sedikit mudah si diskusi masalah yang menyangkut kepercayaan dengan orang yang memiliki kepercayaan dibandingkan dengan yang ga memiliki sama sekali *pengalaman pribadi* heheh

Mereka mudah menerima dan menganggap okay. Kalo ngejelasin perkara agama sama yang "gak beragama" itu wah susah nya. Banyak perdebatan yang timbul, bukan diskusi ujung-ujung nya --"

ah iya ada yang ketinggalan, jadi tadi itu kita sempet ngebahas muslim di china juga. Dan aku sempet cerita ke dia kalo sebenernya islam masuk ke china itu lebih dulu dari pada ke indonesia. Dia ketawa dan bilang kalo dia ga tau soal itu wkwkwk
Nah dulu temen di Studkoll, si Qi dari china juga pernah cerita, kantin di china itu keren, ada kantin kusus untuk umat muslim. Terus aja aku tanya ke dia, dan dia cerita itu bener ada. Makanan dikantin muslim lebih bersih kata dia nambahin haha. Tapi mereka yang non muslim juga boleh makan disitu, tapi harus bawa alat makan sendiri. Betapa cool nya ini kantin pikirku. Wah di Jerman harus dibuat yang semacam itu juga tambahku sambil tersenyum berharap hihihhi

sebenernya banyak sih tadi yang diobrolin tapi udah nyampur aduk dikepala nih pingin ditulis, ujung-ujungnya buyar. Yaudah segini aja deh cerita kali ini..

masakan jadi, dan diskusi kita akhiri hehehe :)

Kamis, 28 November 2013

Ukhti, ada jurang antara kita :(

Diposting oleh Nurul Hasanah di 14.39 0 komentar
Assalamualaikum sahabat,

akhirnya penghujung minggu datang juga, yah tadinya mau posting tulisan yang ditumpuk dalam otak ini besok, tapi berhubung ini lagi ada waktu luang sebelum kuliah lagi ya sok sekarang aja, udah ga sabar pengen nulis nih hehehe..

Di tulisan ini ana mau curhat aja lah simpel nya, sebenernya ada beberapa point yang udah ana tulis di kertas kecil sih apa aja yang mau diposting.

Hmmm kebanyakan pembukaan langsung masuk ke ceritanya aja deh hehe..
Beberapa hari ini ada beberapa orang yang ngajak berjabat tangan (non mahram ana), pertama tepatnya minggu lalu, jumat malam setelah pulang biologie praktikum. Ana di kasih tumpangan sama temen ana sampe Mainstation yang kebetulan dia mau ngejemput pacarnya, ya lumayan lah ga perlu nunggu tram hahaha
Keluar dari mobil, si cowok udah nunggu di sebelah pintu. Ana keluar dan berkenalan dengan dia, dia menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dan sebagai tanda perkenalan, nah sontak ana langsung menolak dengan sedikit melambaikan tangan tanda penolakkan. Lalu dengan kilat ana pamit ke temen ana. Keduanya senyum dan memaklumi (mudah-mudahan).. Nah lain cerita nya dengan semalem. Semalem ana ke perpustakaan sama Aisha, teman muslimah dari Austria yang di postingan sebelumnya udah ana ceritain. Pas lagi nyari tempat kosong, kita ketemu dengan salah satu mahasiswa indonesia, cowok, sebut saja Aba. Begitu si Abab ngeliat aku dia langsung senyum dan menyodorkan tangannya seraya menanyakkan kabar. Aku memberikan simbol khas seorang akhwat yang tidak mau berjabatan tangan dengan non mahram. Si abar memaklumi. Setelah sedikit sapa menyapa, aku dan aisya kembali berjalan menuju tempat kosong.

Ternyata apa yang ana lakukan tadi dipandang aneh dan tidak normal oleh Aisha. Dia lantas menegorku dan mengkritik,

"Nurul, apa yang kamu lakuin tadi"
Aku pun menjawab dengan tegas "ya dia bukan mahram, kita ga boleh besalaman dengan dia"
A: "kenapa, kan disini normal!"
N: "Aisyaa, Allah ga cuma ada di Indonesia saja, ga cuma ada di Arab atau Austria aja, tapi Allah ada selalu untuk mengawasi kita"
A: "ya terus kalo ada profesor yang mengenalkan dirinya dan mengajak bersalaman?"
N: "ya lakuin aja seperti yang aku lakuin tadi"
A: "Hey dia Profesor! Dan dia ga akan ngerti sama apa yang kamu lakuin barusan"
N: "ya kalo dia ga ngerti itu tugas kita buat ngejelasin"
A: "ya tapi tetep aja dia Profesor"
N: "ya tetep aja kita harus ngejelasin biar dia ngerti, kalo dia belum ngerti. Kita yang sudah tau, dan kita lah yang memberi tahu aisya"

Aisya merenggut tangan ku sembari mempraktekkan cara salaman yang benar, tangan bertemu tangan.

A: "seperti ini lebih baik" (sambil menyalami ku)
N: "Enggak aisyaa"

Sebelumnya aku pernah posting salah satu gambar yang menunjukkan bahwa antara non mahram tidak boleh berjabat tangan, ternyata dia ngeliat dan langsung koment. Di liat dari koment nya, itu merupakkan hal tidak wajar bagi dia. Dan ternyata dugaan ku benar. Dia mewajarkan berjabatan tangan dengan siapapun. Dan menganggap apabila kita menolak untuk hal itu, itu adalah suatu tindakkan tidak normal.


Aisya mengakhiri perdebatan singkat kita karena mengejar waktu sholat maghrib yang sebenarnya sudah habis..

Setelah sholat dia datang ke tempat kami tadi, aku yang tengah sibuk membaca artikel tentang tata cara makan dan minum sesuai sunah nabi dan artikel soal larangan berjabatan tangan non mahram langsung memberikan layar komputer ke aisya agar ia membaca beberapa hadis yang bertuliskan dalam bahasa arab gundul. Jelas dibawahnya ada terjemahan bahasa indo nya dong, kalo enggak mana ngerti aku. Oiya aku nunjukin hadis-hadis itu gegara, sebelum sampai perpust kita berjalan di City Center. Nah di sini sedang ada Weinachtsmarkt (macam pasar malem kalo di indo, tapi khusus menjelang natal). Di Jalan dia ngajakin beli Waffel (jajanan khas jerman), aku menolak nya dengan bilang, "kita kan mau belajar aisy bukan mau jajan hehhe.. " Aisya sontak ngejawab "ya kita makan sambil jalan aja". Nah ana makin kaget dan langsung bilang ke aisya kalo hal itu ga baik. Dia langsung dengan kritis nya khas orang barat langsung nanya, "kenapa ga boleh, aku di Austria dan teman-temanku lainnya itu normal-normal aja kok, biasa-biasa aja kok, makan sambil berdiri, makan sambil berjalan" aku lalu bertutur "nabi kita tidak mengajarkan demikian aisya". Selama perjalanan ke perpustakaan aisya masih menggerutu dan belum terima. Dia menganggap budaya orang barat yang menurut ku telah meresap dan melekat pada diri nya itu normal. Aku mencoba berkhusnudzon dan ga men"judge" dia, namun sejauh aku berteman dengannya, aku merasakan hal tersebut. Aku takut budaya barat yang dianggapnya normal dan wajar itu menghilangkan nilai-nilai dan ajaran-ajaran sang pedoman umat. Perlahan demi perlahan sedikit demi sedikit itumulai terjadi. Aku mencoba menganalisis apa yang aku rasakan tersebut. Dan mi=uncullah beberapa point yang masih mengambbang dalam kepalaku. Mungkin dia terpengaruh oleh lingkungan tempat dia dilahirkan dan dibesarkan. Walaupun lahir di Austria sebagai seorang muslimah tetap saja kaum muslim adalah bangsa minoritas disana. Kaum atheis yang diganderungi masyarakat barat pada umumnya mendominasi setiap tempat. Yah mungkin dia telah melebur karena awalnya membaur. Ini Perspektiv yang paling positiv yang bisa aku ungkapkan, menghindari "suudzon". Semoga saudari ku itu lekas menjemput dan lekas diberikan hidayah-Nya aamiin...

Kita ini sama ukhti, kita ini satu, kita tidak berbeda. Jangan sampai budaya barat menjadikan jurang pembeda antara kita, karena sesungguhnya kita adalah Saudara :")

Kayaknya segini dulu deh (padahal masih banyak yang pengen ditulis :( ) Insyaallah disambung dengan cerita lainnya,, salam ukhuwah :)

Sabtu, 23 November 2013

Hidayah

Diposting oleh Nurul Hasanah di 22.47 0 komentar
Assalamualaikum sahabat,

terkadang bila kita ingin berhijrah sering kali kita mengkambing hitamkan hidayah. Misalnya, ingin menutup aurat bilangnya "nanti ah tunggu hidayah, belom dapet hidayah".
Pola pikir ini adalah sebuah pola pikir yang salah yang sudah merajalela di kalangan masyarakat saat ini. Tahukah teman, hidayah itu tidak akan kita dapatkan tanpa usaha dari diri kita sendiri.

Apasih hidayah itu?
Hidayah = Petunjuk
Hidayah adalah petunjuk yang mana datangnya dari Allah, dan akan diturunkan apabila diminta.

Hidayah tersebut ada 3 macam:

1. Hidayah Khulqi
Hidayah khulqi atau hidayah akal pada dasarnya telah dimiliki oleh setiap manusia (berakal)..

2. Hidayah Irsyad wal Bayan
adalah hidayah wahyu, berupa Al'Qur'an dan As-Sunnah.
"Dia lah yang mengutus Rasulnya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya diatas segala agama-agama meskipun orang-orang musyrik benci"
(As-Shaff : 9)

3. Hidayah Taufiq
nah hidayah taufiq ini lah yang harus kita perjuangkan, harus kita usahakan agar Allah mau menurunkannya kepada kita..


Namun ada juga beberapa golongan yang memang Allah tidak akan memberikan hidayahNya kepada mereka. Golongan tersebut adalah: kaum kafir, fasik dan zhalim.

1. Kaum Kafir
Golongan ini disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Qur'an
"Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir"
siapa itu orang kafir? Dalam Al-Qur'an Allah mengatakan, kaum kafir yaitu ada 2: Pertama orang-orang ahli kitab dan yang kedua orang musyrik

2. Kaum yang Fasik
Golongan ini disebutkan sebanyak 5 kali di dalam Al-Qur'an
"Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang fasik"
siapa itu orang yang fasik?
Orang yang fasik itu adalah:
- yang tidak bisa mengambil pelajaran dari perumpamaan yang Allah berikan
- yang sudah tau yang baik dan buruk namun tetap memilih atau melakukan yang buruk
- yang tidak percaya akan janji Allah

3. Orang Dzholim
Nah untuk golongan yang ketiga ini paling banyak disebutkan di dalam Al-Qur'an, yakni sebanyak 8 kali.
"Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang zalim"
Dzholim = tidak adil

Nah itu tadi beberapa hal menyangkut hidayah, yang materinya ana dapatkan dari video ust. Felix Siauw di Youtube. Antum bisa cari dengan keyword "Agar hidayah menjadi lebih mudah"

Jazakallah khoiran semoga bermanfaat..



Move On!!!!

Diposting oleh Nurul Hasanah di 22.28 0 komentar
Assalamualaikum ya shalih(at),

Problematika remaja saat ini ga juah dari yang namanya "Pacaran" dan proses "Move on"..
Seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya pacaran, ttm an, atau yang semacamnya adalah hal yang tidak dibenarkan dalam Islam.. Nah sekarang saya ga akan bahas mengenai pacaran, karena emang sudah jelas hukumnya dan sudah banyak bahasannya. So, saya akan berbagi tips ampuh nan jitu, Insyaallah, gimana cara nya move on dan terbebas dari hal-hal ga penting yang suka menghantui otak hahahah

Bagi kebanyakan kalangan, proses move on adalah proses yang sulit. kenapa sulit? menurut analisa saya, itu dikarenakan habit yang udah ada dan ditanam sedemikian lamanya, sehingga dikala antum-antum sudah terbebas dari jerat maksiat pacaran atau sejenisnya, antum masih susah tuh buat ngelupain si doi, bahasa kerennya susah move on #tsaaah

"belajar melupakan itu sama seperti belajar mencintai, sama-sama haruskan waktu yang berjalan, sama-sama perlukan kesabaran" -di kutip dari: Udah Putusin aja karya Felix Siauw, hal. 137-

Saya setuju dengan kalimat diatas, karena pada hakikatnya untuk merubah atau meninggalkan suatu habit yang telah tertanam, kita memerlukan proses yang memerlukan waktu pula di dalamnya. Nah tapi itu bukan berarti, mentang-mentang butuh proses kita mengulur-ulur hal tersebut, bukan yaah hehhe..

mungkin antum-antum bisa praktekim beberapa tips dibahaw ini, untuk membantu proses move on antum sekalian:

- Niatkan karena Allah
Nah niat move on nya dilurusin dulu tuh, karena Allah ya sobat, jangan karena cari yang baru. salah --"
sama aja boong dong, keluar kandang singa masuk mulut harimau -.-"
Udah diniatin aja buat Allah, karena Allah. Insyaallah cepet ikhlas kok..


- Jangan Komunikasi
untuk tahap awal cobalah jangan dulu berkomunikasi dengan si doi, semakin sering komunikasi, semakin susah dan semakin lama dong move on nya -_-"
Ga usah kirim-kirim pesan, ga usah sms, ga usah telpon-telpon,buang aja alat komunikasi ente #eh yang terakhir jangan dilakuin, bisa dimarahin emak ntar --"
kalo doi hubungin duluan gimana? Ya ga usah ditanggepin --"


- Jangan Stalking atau Kepo
Kan lagi proses move on, cobs den hindari kepo nya, biar ga kepikiran --v


- Buat target/kriteria calon pendamping yang lebih tinggi
nah ini nih, coba deh antum nulis kriteria calon pasangan yang jauh lebih tinggi, kan nanti timbul tuh rasa gimana gitu, kalo si doi belom memenuhi kriteria. Jadi cepet deh move on nya, Insyaallah


Segitu dulu deh ya tips move on nya, silahkan dicoba dan dipraktekan :)

Ingat: Allah tidak menciptakan kamu melainkan berpasang-pasangan.. Dan di ayat lain pun di terangkan bahwa lelaki baik-baik untuk wanita baik-baik dan sebaliknya.. Nah disini siapa yang ga kepingin dapet pasangan yang baik? Pasti semua mengharapkan yang terbaik kan, sembari menunggu mari kita memantaskan diri.. Oiya kan tadi udah bikin list tuh apa aja kriteria calon pasangan idaman, nah sekarang bercermin yuk apakah kita sudah memenuhi kriteria yang kita tulis tadi belom. Kalo belom yuk mulai memantaskan diri. Karena telah dikatakan, pendampingmu adalah cerminan dirimu sendiri..
Percaya dan yakinilah akan janji Allah, karena Allah tak akan mengingkari janjinya.


Semoga bermanfaat dear,

Wassalam :)


 

Autumn itu Maple Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea