Sabtu, 07 Desember 2013

STUDIENKOLLEG Part 2

Diposting oleh Nurul Hasanah di 09.36 0 komentar
Assalamualakum,..

Bicara soal STK dan sisi lain dari kehidupan terjal mahasiswi Jerman...
Yap memang pilihan ku untuk kuliah di sini, bukan mau orang lain bukan mau orang tua ku, ya ini mau ku, pilihan ku dan keputusanku . Terkadang ada rasa sedih kenapa memutuskan pergi sejauh ini, namun harus tetap istiqomah, aku yakin insyaallah ini yang terbaik, Allah menyediakan rencana yang lebih dahsyat untukku. Harus tetap bersyukur atas segala nya, diluar sana pasti banyak yang menginginkan berada di posisiku, meski mereka tak tau bagaimana rasanya, senang sedih, suka, duka, manis, pahit kehidupan dimulai dari sini.

Dokter. Ya, sebuah cita-cita dari kecil dan terus menguat seiring berjalannya waktu yang mendewasakan ku.
Sebagai seorang warga negara asing, kita ga bisa seenaknya keluar masuk tempat sekolah. Ada beberpa syarat dan ketentuan. Ah panjang kalo mau dibahas satu persatu, bahas tentang aku aja yah :D

Sebelum kuliah aku harus lulus sebuah ujian yang namanya Festellungsprüfung (FSP). Untuk FSP ini sendiri ada 2 pilihan, kita bias langsung mendaftar dan mengajukan formulir untuk langsung mengikuti ujiannya saja atau kita masuk ke STK dulu. Beda? Jelas beda dong, karena kan yang akan diujikan materi2 atau pelajaran2 SMA namun dalam bahasa Jerman, kalo langsung ikut ujiannya gay akin bias lulus apa lagi dengan nilai sangat memuaskan, nah kalo lewat jalur normal ya masuk STK dulu. Jadi di STK kita belajar biasa, normalnya 2 Semester kalo lancer hehehe. Di STK ini udah di pisah2 gitu. Jadi di STK ada beberapa grup: M-Kurs (ini kalo kuliahnya mau ambil jurusan yang berhubungan dengan Kedokteran dan Biologi), T-Kurs (kalo mau ambil Teknik), G-Kurs (kalo mau ambil yg berhubungan dengan Seni), W-Kurs (kalo mau ambil ekonomi) dan S-Kurs (berhubungan dengan bahasa).

Sebelum STK pasti ada ujian masuknya dong, yap. Sempet tes di Marburg, ga lolos, maklum itu dulu beberapa hari dateng langsung tes, na ja masih kulturschock dan lain2, bahasa belum memadai, dan masih sangat minim bahkan. 1 bulan kemudian tes di Leipzig, alhamdulillah dapet. Di kota ini lah ku mulai perjalanan hidup ku, sendiri.

Di STK mulai dapet temen baru, dari negara2 lain. Di kelas aku dari Indo sendiri, yah mayan lah bias mengurangi ngobrol dengan sesame bahasa Indo dan memperbaiki deutsch heheheh, awalnya sih masih pada jaim2 gitu, apalagi dikelas banyak yang dari Negara yg sama, jadi ya kayak ngegrup sendiri2 gitu, tapi ini ga bertahan lama, seminggu dua minggu kami mulai membaur dan lama kelamaan menyatu menjadi sebuah keluarga kecil hahaha.


Oia karena mau masuk Medizin (Kedokteran) aku masuk M-Kurs (Medical-Course). Belajar Biologie, Physik, Chemie, Mathe, Deutsch dan Informatik. Mengulang materi SMA sih, tetapi dalam bahasa Jerman.

Semester pertama, alhamdulillah lancar, nilai bagus, lulus dan naik ke Semester 2. Di Semester 2 ada beberapa jurang, di Klausur ( Ujian) pertama Mathe dapet nilai yang ga begitu memuaskan, gara2 gurunya ganti, dan belom terlalu ngerti gimana metode klausur dia, alhasil banyak temen yang ga lulus. Alhamdlillah lulus si, tapi aku orangnya kan mau dibilang perfeksionis juga enggak, di bilang ambisius juga enggak, yang pasti pingin selalu menjadi salah satu dari yang terbaik, apalagi dibidang pendidikan haha apa banget ya . Untuk mata pelajaran lainnya bagus, lancar alhamdulillah hampir dapet 1 semua. Oh iya disini rentang nilai 1 - 4 . Paling tinggi 1 (91%-100%). Ada 2 klausuren di setiap semester, nah nilai klausur di semester 2 ini nantinya akan digabung dengan nilai FSP untuk jadi nilai akhir di Ijazah STK. Phisik, sakit hati banget, biasanya pas kontrolle ( ujian harian, yang selalu dadakan tanpa pemberitahuan) dapet nilai 1 mulu, paling nggak 2 lah jelek2nya. Klausur pertama dapet 1, klausur ke 2 dapet 2. Nah pas FSP nih sedihnya, gatau kenapa kok dapet 4???!!! Sedih banget, guru aku sampe ga percaya, dan ngoreksi kerjaan aku berulang ulang kali, sedih, dan akhirnya nilai akhir Physik aku ga begitu bagus :( .
Aku selalu menekankan pada diriku sendiri, ah nilai itu ga mencerminkan kemampuan seseorang, pas dapet pahitnya ya nilainya jelek, itu kan ada banyak faktor.

Oke akhir cerita Alhamdulillah aku lulus STK dengan nilai rata2 yang memuaskan, kemudian saatnya daftar Uni jeng jeng jeng. Setelah penantian sekian lama tsaaah, akhirnya tepat pada 06.09.2013 aku mendapatkan Email dari Universität Leipzig yg menyatakan kalo aku keterima di Uni Leipzig, Alhamdulillah seneng nya sungguh mega luar biasa, pingin nya langsung meluk emak, ya sayangnya emak di indo hiks hiks, peluk hp #loh.


Udah dulu ah ya disambung dicerita berikutnya, perjalanan masih berlanjut, semangat!!!!!

STUDIENKOLLEG Part 1

Diposting oleh Nurul Hasanah di 09.35 0 komentar
Assalamualaikum,,
Bismillahirrahmaanirrahiim,


Studienkolleg atau sering disebut  STK adalah sekolah khusus untuk para calon mahasiswa asing yang akan melanjutkan studinya di Jerman. Studienkolleg ini bertujuan untuk menyetarakan lulusan Sekolah Menengah Atas (dari Indonesia sebagai contohnya) atau yang setara dengan SMA (untuk beberapa Negara lain di luar Indonesia).Disini penulis akan menyampaikan tahapan-tahapan atau proses bagaimana mahasiswa asing yang berasal dari Indonesia dapat mendaftarkan diri di salah satu perguruan tinggi negeri di Jerman. 

Pada dasarnya kualitas pendidikan SMA di Negara kita tidak kalah saing dengan Negara-negara asia lainnya, bahkan tidak kalah saing juga dengan Negara-negara Eropa. Hal ini dapat disimpulkan berdasarkan pengalaman pribadi dan pengamatan penulis.

Namun dikarenakan sistem pendidikan Jerman sangat jauh berbeda dengan sistem pendidikan Indonesia, Negara Teknologi tersebut memberikan syarat-syarat khusus untuk calon mahasiswa sebelum memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.

Salah satu persyaratan tersebut adalah, calon mahasiswa harus mengikuti dan lulus ujian mata pelajaran yang namanya Feststellungsprüfung. Ujian ini terdiri dari beberapa mata pelajaran, tergantung dengan jurusan yang diambil.

Nah, perlu diketahui sebelumnya urutan-urutan untuk menjadi mahasiswa di salah satu Kampus di Jerman. Ururtan tersebut akan penulis sajikan dalam sebuah skema, berikut:


  • Les Bahasa
Les Bahasa atau dalam bahasa Jermannya Sprachkurs memiliki beberapa level atau tahapan. Dalam tulisan sebelumnya penulis telah melampirkan link untuk Sprachkurs di Indonesia dan sudah dijelaskan pula mengenai Sprachkurs ini.Para calon mahasiswa bisa mengikuti les bahasa hingga level DSH (Deusche Sprachprüfung) dan mengikuti ujian akhir DSH tersebut. Bila lulus dan hasilnya memuaskan, calon mahasiswa bias langsung mendaftarkan diri keperguruan tinggi yang diinginkan. Perlu diketahui, di Jerman para calon mahasiswa bias mendaftarkan diri kebeberapa perguruan tinggi negeri sesukanya, tanpa dibatasi. Tahap ini bias dikatakan “jalantol” karena calon mahasiswa hanya perlu beberapa bulan saja untuk menyelesaikan kursus bahasa level DSH ini, rata-rata (normal) 6 bulan, dengan catatan sebelumnya telah mengikuti les Bahasa Jerman level A1-C2 (normal nya). Tapi tidak semua jurusan bias didaftari hanya dengan memiliki bekal Ijazah DSH saja, ini hanya berlaku untuk beberapa jurusan saja, misalnya Design. Untuk kebanyakan jurusan dibutuhkan Ijazah FSP yang akan dibahas pada paragraf selanjutnya.


  • Feststellungsprüfung

Sebagian besar jurusan-jurusan di perguruan tinggi di Jerman membutuhkan ijazah FSP sebagai salah satu persyaratan pendaftaran. Nah, jadi apabila jurusan yang Anda minati membutuhkan persyaratan ini, Anda harus mengikuti ujian FSP terlebih dahulu. Calon mahasiswa bias mendaftarkan diri kesebuah instansi yang mengadakan ujian FSP, misalnya Universitas atau Studien kolleg. Apabila calon mahasiswa sudah yakin dengan kemampuan bahasa dan mata pelajaran lainnya dalam Bahasa Jerman, calon mahasiswa bias langsung mengikuti ujian tersebut tanpa mengikuti kelas khusus yang di sebut Studien kolleg, namun apabila tidak, para calon mahasiswa bias mengikuti pembelajaran di STK.


  • Studienkolleg
Seperti yang telah dijelaskan penulis pada paragraf sebelumnya, para calon mahasiswa seharusnya mengikuti penyetaraan sebelum mendaftarkan diri keperguruan tinggi. Di STK inilah para calon mahasiswa belajar dan mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian akhir yang disebut FSP. Sebelum masuk STK, para calon harus mengikuti test masuk penerimaan siswa STK yang disebut Aufnahmeprüfung. Mata pelajaran yang diteskan biasanya Bahasa Jerman dan matematika, namun beda STK dan beda jurusan mempengaruhi mata pelajaran yang diteskan. Tapi perlu digaris bawahi bahwa bahasa Jerman merupakan syarat wajib untuk lulus tes di semua jurusan dan semua STK. Oleh karena itu memiliki bekal kemampuan Bahasa Jerman adalah hal mutlak. Ada 2 tipe STK yaitu Universitas dan Fachhochschule (FH). Penentuan tipe STK ini akan berdampak pada pendaftaran kuliah nantinya. Perbedaan dari 2 tipe tersebut  adalah lulusan STK Universitas bisa mendaftarkan diri (daftar kuliah) kesemua tipe perguruan tinggi di Jerman, sedangkan lulusan STK FH tidak bias daftar ke Universitas, namun ketipe-tipe perguruan tinggi yang lainnya. Pelajaran yang diikuti pun berbeda sesuai dengan kurs yang dipilih. Menentukan kurs saat STK ini sesuai dengan jurusan apa yang ingin diambil ketika kuliah nanti. Terdapat beberapa kurs antara lain:
·      M-Kurs
·      T-Kurs
·      W-Kurs
·      G-Kurs
·      S-Kurs

Berikut penulis akan menguraikan masing-masing kurs.
 Ø  M-Kurs
Apabila calon mahasiswa ingin mengambil jurusan kedokteran dan biologi, maka calon mahasiswa harus mengambil jurusan M-Kurs di STK. Pelajaran yang dipelajari di kurs ini adalah Biologi, Fisika, Kimia, Matematika, Bahasa Jerman dan Informatik.

 Ø  T-Kurs
Jurusan ini diperuntukkan untuk calon mahasiswa yang berminat mengambil jurusan Teknik dan Informatika. Mata pelajaran yang dipelajari sama seperti M-Kurs namun tanpa Biologi.

 Ø  W-Kurs
Untuk calon mahasiswa yang ingin meneruskan kuliah di jurusan ekonomi, bisnis dan semacamnya.

 Ø  S-Kurs
Untuk calon mahasiswa yang inginmeneruskan kuliah di jurusan yang berhubungan dengan bahasa. Mata pelajaran di kelas ini: Sejarah, Bahasa Jerman, Ilmu Sosial.

 Ø  G-Kurs
Untuk calon mahasiswa yang ingin meneruskan kuliah dijurusan Seni, Sastra dan Bahasa Jerman. Mata pelajaran di kurs ini: Bahasa Jerman, Ilmu Sosial, Sejarah, dan Literatur Jerman.

Info mengenai jurusan dan mata pelajaran yang dipelajari setiap STK adalah berbeda, sistem belajar dan ujiannya pun berbeda.


Dikarenakan penulis adalah lulusan Studienkolleg Sachsen Universitas Leipzig, berikut penulis akan lebih banyak berbagi mengenai sistem belajar dan ujian di STK tersebut.


Sistem belajar di STK Sachsen memiliki 2 Semester.1 semester lamanya sekitar 4 bulan. FSP bisa diikuti apabila siswa telah lulus 2 semester. Di semester pertama terdapat beberapa ujian harian yang biasa disebut kontrolle. Kontrolle ini biasanya spontan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dari guru yang mengajar, jadi setiap siswa dituntut untuk selalu siap setiap saat. Ditengah semester ada ujian tengah semester yang disebut 1. Klausur (baca : erste Klausur) dan diakhir semester ada ujian akhir semester yaitu 2. Klausur (baca: zweite Klausur). Nilai dari ujian harian atau Kontrolle digunakan sebagai pertimbangan pemutusan nilai akhir apabila terdapat nilai koma antara penjumlahan 1. Klausur dan 2.Klausur. Lebih mudahnya begini, nilai 1.Klausur + 2.Klausur dibagi 2. Apabila nilai berupa pecahan desimal maka nilai kontrolle akan diambil sebagai penentuan keputusan apakah dibulatkan ke atas atau ke bawah. Perlu diketahui range nilai di Jerman antara 1-4. 1 adalah nilai terbaik dan 4 adalah nilai terburuk, 5 sama dengan tidak lulus.
Apabila siswa lulus untuk semua mata pelajaran (bukan rata-rata nilai akhir dari semua pelajaran), maka siswa naik ke semester 2. Dan yang paling penting di semester 1 adalah Bahasa Jerman, karena apabila nilai semua mata pelajaran siswa tersebut 1 tetapi ia tidak lulus di mata pelajaran Bahasa Jerman, maka siswa tersebut dinyatakan tidak naik semester.

Siswa yang naik ke semester 2 akan menghadapi ujian-ujian serupa seperti yang terjadi pada semester 1, yaitu ujian harian dan ujian semester. Tetapi nilai ujian semester disini sangat penting, karena nilai tersebut akan ikutan di dalam penentuan nilai akhir yang akan tertera di ijazah STK (Zeugnis). Nilai rata-rata tersebut disebut dengan Vornote. Apabila siswa lulus semua mata pelajaran maka siswa diperbolehkan mengikuti ujian FSP.

Mata pelajaran yang di FSP-kan tidak semua, melainkan hanya beberapa saja. Sebagai contoh jurusan M-Kurs hanya mengikuti ujian tulis FSP mata pelajaran Kimia, Fisika dan Bahasa Jerman. Dan ujian oral Biologi. Untuk nilai Matematika dan Informatika yang akan ditulis di ijazah STK diambil dari nilai rata-rata dari 1.Klausur dan 2.Klausur. Untuk mata pelajaran yang di FSP-kan, nilai yang tertera di ijazah berupa nilai rata-rata dari nilai FSP dan Vornote.

Setelah siswa lulus FSP dan mendapatkan ijazah FSP tersebut, siswa bisa mendaftarkan diri ke perguruan tinggi dan jurusan yang diinginkan. Nilai yang  akan diperhitungkan oleh perguruan tinggi adalah nilai rata-rata FSP dan nilai rata-rata UN yang telah ditranskrip ke dalam nilai Jerman.
Namun setiap Universitas memiliki prosedur dan cara penghitungan nilai yang berbeda-beda.


Sekian artikel dari beberapa pengalaman penulis.
Tetap semangat untuk meraih impian!
Salam hangat dari Leipzig




Selasa, 03 Desember 2013

Alhamdulillah, teman baru saudara baru :D

Diposting oleh Nurul Hasanah di 17.14 2 komentar
Assalamualaikum sahabat,

mau curhat aja ini ceritanya hehe.. Lagi seneng, hati berbunga-bunga bagai taman kota kala musim semi (loh) salah lirik haha..
Ta itu lah pokoknya.. heheh :D

Jadi gini nih ceritanya, simak ya simak,, hahha pengen banget disimak?

Ana lagi seneng banget nih, gatau kenapa rasanya kalo nambah temen muslimah itu udah berasa nambah saudara. Meski tak jumpa rasanya beda, berasa kayak udah kelan lama hehhee

Beberapa hari yang lalu iseng aja nemu akun fb seorang akhwat,. Jelas aja langsung nyimpulin punya akhwat, bisa dilihat dari namnya juga foto profilnya hahha.
Nah berawal dari poto profilnya ini yang bikin penasaran, akhirnya ana buka tuh akun, terus ana add deh, ih sok kenal banget padahal enggak hahha

Awalnya tau tuh akun dari Fanspage Muslimah _Talk, terus penasaran sama poto profilnya, ana buka dan tertarik ama pp nya. Akhirnya tanpa mikir panjang langsung ngerasa, ah ini sodara, add aja ah~

*note: ana biasanya paling males suruh add orang yang ga atau blm dikenal kecuali ada kepentingan hahha. Nge konfirmasi orang yg ga dikenal aja aga sungkan sebenernya hohohhoho *piss*

Ana share pp si ukhti tadi,
Nah dari situ eh ternyata langsung di accept sama si pemilik akun tsb.

nah terus kan ana save dan ana share lagi via instagram tuh poto nya. Eh ga lama ada notif new follower di instagram. Si ukhti tadi ngefollow instagram ana, nah loh kaget kan hahha.. akhirnya comment2an dan saling taaruf nih. Ga lama si ukhti nemu akun twitter ana. Bah makin deh cucok abis hehhehe

Subhanallah, Allah mempertemukan dan mempersaudarakan hamba-hambanya dengan jalan dan cara yang tak di duga-duga. Makasih ya Robb, telah Engkau tambah saudara kepada ku. Semoga kami bisa mewujudkan Ukhuwah fillah ya Robb aamiin...





Jumat, 29 November 2013

Obrolan di sela-sela Masak :D

Diposting oleh Nurul Hasanah di 15.52 0 komentar
Assalamualaikum,

Hari ini ada kuliah cuma sampe jam 11, hoaah rasanyaaa gimana banget hehehehe
Pulang kuliah laper, sampe rumah langsung masak. Nah pas lagi masak tiba-tiba tetangga aku keluar kamar dan langsung nyapa. Ternyata dia hari ini kuliah pagi, dan udah beres. Kirain dia mau ke toilet eh ternyanta dia keluar kamar cuma pengen ngobrol sama aku --"
Yah lumayan lah sembari masak ada yang nemenin ngobrol hihihihi :D

Berawal dari obrolan ringan sampe obrolan berthema keagamaan nih. Aku lupa awalnya kita ngobrolin apa, tiba2 kita ngobrol tentang indonesia dan china -negara dia-
oha erstmal harus ngenalin dia dulu nih, sampe kelupaan hehe

Nama: Qinhang Li
Umur: lupa (atau emang ga pernah nanya heheh)
Status: Mahasiswa (of course -_-")

haha udah ah malah kayak cv ntar. Yap si tetangga aku ini lagi ambil kuliah program diploma gitu. Sebenernya dia udah sarjana di china, tapi disini dia ngulang kuliah dari awal lagi soalnya jurusan yang diambil beda sama jurusan s1 nya dia dulu.

Nah lupa asal muasal tadi ngobrolin apa, ujung2 nya ngobrolin soal negara asal. Ahaa inget nih inget, gegara tadi aku bilang tahun depan aku pingin pindah ke asrama yang jarak nya lebih deket ke uni kita bisa jadi ngobrolin masalah agama. Awalnya dia bilang, kalo aku pindah dia berharap dapet tetangga baru yang punya agama juga, karena dia punya agama. BErmula dari sini kita jadi bertukar informasi soal agama kita masing-masing. Dia bilang, dia  budha. Terus akhirnya kita ngobrolin beberapa perkara, masalah apa yang boleh dan yang ga boleh kita lakuin menurut kepercayaan kita masing-masing. Seperti orang non muslim kebanyakan, dia menyimpan pertanyaan besar "mengapa umat muslim ga boleh makan babi". Akhirnya aku menjelaskannya secara rasional, secara medis dan menyertakan beberapa pendapat menurut para ahli (dalam bentuk jurnal) *tsaaah gaya nih gaya hahha*.
Jadi para peneliti barat udah banyak yang melakukan penelitian mengenai babi (note: peneliti ini non muslim). Dan ternyata ditemukan bahwa DNA babi itu sama dengan DNA manusia. Yang artinya kalo daging tersebut masuk ke tubuh kita, maka tubuh kita akan mengenali nya dalam bentuk yang memang ada dalam tubuh kita, bukan benda asing. Jadi tubuh kita akan menyimpan daging tersebut dalam tubuh, dalam kata lain tidak mengeluarkannya sebagai benda asing (dalam bentuk tinja). Nah, semakin lama kita menimbunnya dalam tubuh, itu akan menyebabkan suatu penyakit kelak. Misalnya aja dari cacing babi yang terkandung didalam daging babi. Dengan ekspresi kaget dan agak jijik dia nunjukin kalo dia ga tau soal ini. Yah aku hanya berharap semoga dengan penjelasannku yang singkat dan ga perfek ini dapat membantu dia untuk mulai memahami islam. Awalnya dia pikir, umat muslim ga boleh makan babi karena babi itu hewan istimewa atau semacamnya, makanya ga boleh disantap hahahha..
Yah wajar aja dia punya pandangan demikian, karena emang dia kan orang budha, yang menganggap hewan adalah bentuk reinkarnasi manusia setelah mati -.-"

Setelah kelar ngebahas si babi, dia lanjut nanya soal islam di irak, afghanistan dan yang lainnya. Nah berbekal sedikit pengetahuan dan beberapa informasi aku mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan bangsa muslim di syiria, palestin, mesir dll. Ternyata dari beberapa penjelasanku yang serba terbatas ini memicu dia untuk ngeluarin unek2 dia. dia bilang "aku tuh ga suka sama amerika. Mereka itu terlalu banyak ngelakuin perbuatan buruk. Terlalu keji. Mereka terlalu banyak membunuh orang. Mereka selalu ribet ngurusin urusan orang lain". 

Aku hanya bisa menimpali, kalo aku bukannya nge"judge" amerika dengan semua hal yang telah mereka lakukan. Mereka seperti itu karena mereka tidak beriman, hidup tak memiliki pedoman, pegangan dan landasan. Kan bangsa barat sekarang ini kebanyakan Atheis. Ga cuma amerika, bangsa eropa pun demikian.

Agak sedikit mudah si diskusi masalah yang menyangkut kepercayaan dengan orang yang memiliki kepercayaan dibandingkan dengan yang ga memiliki sama sekali *pengalaman pribadi* heheh

Mereka mudah menerima dan menganggap okay. Kalo ngejelasin perkara agama sama yang "gak beragama" itu wah susah nya. Banyak perdebatan yang timbul, bukan diskusi ujung-ujung nya --"

ah iya ada yang ketinggalan, jadi tadi itu kita sempet ngebahas muslim di china juga. Dan aku sempet cerita ke dia kalo sebenernya islam masuk ke china itu lebih dulu dari pada ke indonesia. Dia ketawa dan bilang kalo dia ga tau soal itu wkwkwk
Nah dulu temen di Studkoll, si Qi dari china juga pernah cerita, kantin di china itu keren, ada kantin kusus untuk umat muslim. Terus aja aku tanya ke dia, dan dia cerita itu bener ada. Makanan dikantin muslim lebih bersih kata dia nambahin haha. Tapi mereka yang non muslim juga boleh makan disitu, tapi harus bawa alat makan sendiri. Betapa cool nya ini kantin pikirku. Wah di Jerman harus dibuat yang semacam itu juga tambahku sambil tersenyum berharap hihihhi

sebenernya banyak sih tadi yang diobrolin tapi udah nyampur aduk dikepala nih pingin ditulis, ujung-ujungnya buyar. Yaudah segini aja deh cerita kali ini..

masakan jadi, dan diskusi kita akhiri hehehe :)

Kamis, 28 November 2013

Ukhti, ada jurang antara kita :(

Diposting oleh Nurul Hasanah di 14.39 0 komentar
Assalamualaikum sahabat,

akhirnya penghujung minggu datang juga, yah tadinya mau posting tulisan yang ditumpuk dalam otak ini besok, tapi berhubung ini lagi ada waktu luang sebelum kuliah lagi ya sok sekarang aja, udah ga sabar pengen nulis nih hehehe..

Di tulisan ini ana mau curhat aja lah simpel nya, sebenernya ada beberapa point yang udah ana tulis di kertas kecil sih apa aja yang mau diposting.

Hmmm kebanyakan pembukaan langsung masuk ke ceritanya aja deh hehe..
Beberapa hari ini ada beberapa orang yang ngajak berjabat tangan (non mahram ana), pertama tepatnya minggu lalu, jumat malam setelah pulang biologie praktikum. Ana di kasih tumpangan sama temen ana sampe Mainstation yang kebetulan dia mau ngejemput pacarnya, ya lumayan lah ga perlu nunggu tram hahaha
Keluar dari mobil, si cowok udah nunggu di sebelah pintu. Ana keluar dan berkenalan dengan dia, dia menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dan sebagai tanda perkenalan, nah sontak ana langsung menolak dengan sedikit melambaikan tangan tanda penolakkan. Lalu dengan kilat ana pamit ke temen ana. Keduanya senyum dan memaklumi (mudah-mudahan).. Nah lain cerita nya dengan semalem. Semalem ana ke perpustakaan sama Aisha, teman muslimah dari Austria yang di postingan sebelumnya udah ana ceritain. Pas lagi nyari tempat kosong, kita ketemu dengan salah satu mahasiswa indonesia, cowok, sebut saja Aba. Begitu si Abab ngeliat aku dia langsung senyum dan menyodorkan tangannya seraya menanyakkan kabar. Aku memberikan simbol khas seorang akhwat yang tidak mau berjabatan tangan dengan non mahram. Si abar memaklumi. Setelah sedikit sapa menyapa, aku dan aisya kembali berjalan menuju tempat kosong.

Ternyata apa yang ana lakukan tadi dipandang aneh dan tidak normal oleh Aisha. Dia lantas menegorku dan mengkritik,

"Nurul, apa yang kamu lakuin tadi"
Aku pun menjawab dengan tegas "ya dia bukan mahram, kita ga boleh besalaman dengan dia"
A: "kenapa, kan disini normal!"
N: "Aisyaa, Allah ga cuma ada di Indonesia saja, ga cuma ada di Arab atau Austria aja, tapi Allah ada selalu untuk mengawasi kita"
A: "ya terus kalo ada profesor yang mengenalkan dirinya dan mengajak bersalaman?"
N: "ya lakuin aja seperti yang aku lakuin tadi"
A: "Hey dia Profesor! Dan dia ga akan ngerti sama apa yang kamu lakuin barusan"
N: "ya kalo dia ga ngerti itu tugas kita buat ngejelasin"
A: "ya tapi tetep aja dia Profesor"
N: "ya tetep aja kita harus ngejelasin biar dia ngerti, kalo dia belum ngerti. Kita yang sudah tau, dan kita lah yang memberi tahu aisya"

Aisya merenggut tangan ku sembari mempraktekkan cara salaman yang benar, tangan bertemu tangan.

A: "seperti ini lebih baik" (sambil menyalami ku)
N: "Enggak aisyaa"

Sebelumnya aku pernah posting salah satu gambar yang menunjukkan bahwa antara non mahram tidak boleh berjabat tangan, ternyata dia ngeliat dan langsung koment. Di liat dari koment nya, itu merupakkan hal tidak wajar bagi dia. Dan ternyata dugaan ku benar. Dia mewajarkan berjabatan tangan dengan siapapun. Dan menganggap apabila kita menolak untuk hal itu, itu adalah suatu tindakkan tidak normal.


Aisya mengakhiri perdebatan singkat kita karena mengejar waktu sholat maghrib yang sebenarnya sudah habis..

Setelah sholat dia datang ke tempat kami tadi, aku yang tengah sibuk membaca artikel tentang tata cara makan dan minum sesuai sunah nabi dan artikel soal larangan berjabatan tangan non mahram langsung memberikan layar komputer ke aisya agar ia membaca beberapa hadis yang bertuliskan dalam bahasa arab gundul. Jelas dibawahnya ada terjemahan bahasa indo nya dong, kalo enggak mana ngerti aku. Oiya aku nunjukin hadis-hadis itu gegara, sebelum sampai perpust kita berjalan di City Center. Nah di sini sedang ada Weinachtsmarkt (macam pasar malem kalo di indo, tapi khusus menjelang natal). Di Jalan dia ngajakin beli Waffel (jajanan khas jerman), aku menolak nya dengan bilang, "kita kan mau belajar aisy bukan mau jajan hehhe.. " Aisya sontak ngejawab "ya kita makan sambil jalan aja". Nah ana makin kaget dan langsung bilang ke aisya kalo hal itu ga baik. Dia langsung dengan kritis nya khas orang barat langsung nanya, "kenapa ga boleh, aku di Austria dan teman-temanku lainnya itu normal-normal aja kok, biasa-biasa aja kok, makan sambil berdiri, makan sambil berjalan" aku lalu bertutur "nabi kita tidak mengajarkan demikian aisya". Selama perjalanan ke perpustakaan aisya masih menggerutu dan belum terima. Dia menganggap budaya orang barat yang menurut ku telah meresap dan melekat pada diri nya itu normal. Aku mencoba berkhusnudzon dan ga men"judge" dia, namun sejauh aku berteman dengannya, aku merasakan hal tersebut. Aku takut budaya barat yang dianggapnya normal dan wajar itu menghilangkan nilai-nilai dan ajaran-ajaran sang pedoman umat. Perlahan demi perlahan sedikit demi sedikit itumulai terjadi. Aku mencoba menganalisis apa yang aku rasakan tersebut. Dan mi=uncullah beberapa point yang masih mengambbang dalam kepalaku. Mungkin dia terpengaruh oleh lingkungan tempat dia dilahirkan dan dibesarkan. Walaupun lahir di Austria sebagai seorang muslimah tetap saja kaum muslim adalah bangsa minoritas disana. Kaum atheis yang diganderungi masyarakat barat pada umumnya mendominasi setiap tempat. Yah mungkin dia telah melebur karena awalnya membaur. Ini Perspektiv yang paling positiv yang bisa aku ungkapkan, menghindari "suudzon". Semoga saudari ku itu lekas menjemput dan lekas diberikan hidayah-Nya aamiin...

Kita ini sama ukhti, kita ini satu, kita tidak berbeda. Jangan sampai budaya barat menjadikan jurang pembeda antara kita, karena sesungguhnya kita adalah Saudara :")

Kayaknya segini dulu deh (padahal masih banyak yang pengen ditulis :( ) Insyaallah disambung dengan cerita lainnya,, salam ukhuwah :)

Minggu, 24 November 2013

1. Semester der Humanmedizin

Diposting oleh Nurul Hasanah di 10.55 0 komentar
Assalamualaikum sahabat,

Sebagai mahasiswa baru yang masih butuh penyesuaian terhadap aktivitas-aktivitas baru, rasa nya cukup melelahkan hehhe.. Oke kali ini ana mau share kegiatan semester pertama di Universitas Leipzig, tapi kusus untuk jurusan ana aja loh ya, kan tiap jurusan jadwal kuliah dan model nya beda-beda.

Nah, untuk jurusan kedokteran di Universität Leipzig ada 3 jenis nih model kuliah nya:
1. Vorlesung
Vorlesung (Vl) itu modelnya, kuliah untuk seluruh mahasiswa 1 angkatan dan 1 jurusan tentunya. Di Vl, Profesor makul akan ngejelasin materi kuliah secara umum. Vl sifatnya bebas, boleh dateng boleh enggak. Vl lamanya 1 atau 2 jam pelajaran.
2. Seminar
Di seminar kita belajarnya bukan sama profesor kita, melainkan sama asisten nya, biasanya asisten-asisten itu adalah mahasiswa Master atau mahasiswa Doktoral. Seminar waktunya lebih singkat dari pada Vl, cuma 45 menit atau 60 menit. Di Seminar kita ngebahas soal yang udah di upload di masing-masing website makul.
3. Praktikum
Yap, sesuai namanya kita mempraktekkan apa yang udah dipelajari di Vl.

Untuk model ujiannya, disini sangat jauh berbeda dengan di Indonesia. Di sini ga ada sistem UTS atau UAS (ujian akhir semester). Ujian disini sangat tergantung sama makul dan profesornya.

Nah sekarang ana mau coba jabarin satu-satu nih dari setiap makul di semester 1 ini.

-Anatomi-
Makul ini punya banyak profesor, jadi setiap bidang/materi kuliah punya profesor nya masing-masing. Jadi kalo udah beres dengan satu materi, berarti materi selanjutnya bukan dibawakan oleh profesor yang tadi, namun profesor yang lain, sesuai dengan keahliannya. Anatomi sendiri selain ada VL Anatomi, ada yang namanya Histologi Kurs. Nah di Histo-Kurs ini kita macem praktikum gitu, mikroskopin semua yang udah kita pelajari di VL. Di Histo-Kurs juga ada dosen pembimbingnya, tapi bukan profesor yang di VL loh ya, ini udah beda lagi.. Terus ada Seminar Anatomi, untuk seminar anatomi ini ana belom tau pastinya nanti bakal gimana bentuknya, soalnya untuk kursgruppe ana belom ada jadwal seminar..
Untuk Ujiannya ada 2, ujian histologi dan ujian anatomi.
Ujian Histologi sebanyak 2 kali, masing-masing ujian ada 15 pertanyaan. Pertanyaan nya itu mengidentifikasi gambar.
Ujian anatomi hanya ada 1 kali, yaitu ujian akhir anatomi, jadwalnya di akhir semester. Nah ujian anatomi ini oral bukan tulis.

-Biologi-
Biologie juga sama ada VL, Seminar dan Praktikum. Nah untuk Seminar dan praktikumnya ini dajadiin satu dalam satu hari, dan lamanya dari jam 13.15 - 18.30. Waah lama banget ya, pasti pada penasaran tuh kita ngapain aja disana lama banget. Tenang-tenang, di hari tersebut kita 1 jam pelajaran seminar, 10 - 15 menit ujian (Antestat) dan sisanya praktikum. What udah test aja? Iya, untuk biologie memang peraturannya dibuat gitu sama si Profesor Poeggel. Jadi di Semester satu ini kita ada 6 kali pertemuan praktikum, dan 5 dari pertemuan itu ada Antestat nya. Setiap Antestat kita dikasih 10 Pertanyaan dengan waktu yang amat singkat. Dari jumlah keseluruhan Antestat itu, kita harus mengumpulkan 30 Point. Nah di ujung Semester nanti ada ujian penutup nya, namanya Abschlussklausur. Di Klausur itu nanti ada 50 soal dan harus ngumpulin minimal 30 pont. Nah kalo point kita sudah memenuhi kriteria baru deh kita dinyatakan lulus!!!!

-Kimia-
Sama seperti Anatomi dan Biologi, Kimia ada VL, seminar dan praktikum. Tapi disemester 1 ini kita belum ada praktikum. Praktikum kimia nanti disemester 2. Nah di Seminar yang waktunya cuma 45 menit, kita ngebahas soal yang udah di upload di internet. Tapi peraturannya, masing-masing dari mahasiswa harus minimal mengerjakan dan menjelaskan 2 soal di papan tulis tanpa membawa catatan. Kalo syarat ini sudah terpenuhi baru deh kita dapet tiket untuk ikut Ujian akhir kimia. Ujian akhir nya itu ga di akhir semester 1 tapi di awal semester 2 nanti.. Jadi liburan dulu baru ujian yak --"

-Fisika-
Nah kalo fisika seminar nya tidak menyeramkan seperti kimia dan biologi hahaha.. Di seminar kita ngebahas soal juga sama dosen, tapi ga perlu ngejelasin tanpa catatan ke depan :D
Fisika punya 2 ujian.. Ujian pertamanya udah deket nih, jatuh pada 14.12.2013 :/
Ujian keduanya sama kayak kimia, setelah liburan hiks hiks keburu lupa nih materi :"(
Untu praktikum fisika juga akan ada di semester 2, jadi semester satu belom ada yaaakk..

-Terminologi-
Buat yang belom tau apa itu terminologi, terminologi itu bahasa latin di bidang kedokteran. Ada Vl dan Praktikum. Nah di praktikum kita latihan gitu. ujiannya alhamdulillah cuma sekali di akhir semester 1 nanti..


ini dia jadwan ana, cuma yang bertanda stabilo aja loh hehe (tetep aja padet --")




Nah itu tadi sedikit yang bisa ana sharing kali ini,,,
semoga bermanfaat.. Ana minta doanya juga nih supaya lancar di semester ini dan seterusnya aamiin

Syukron guys :)
Sampai jumpa di tulisan berikutnya ;)
Salam ukhuwah

follow me on twitter: @_nurulhasanah

Sabtu, 23 November 2013

Hidayah

Diposting oleh Nurul Hasanah di 22.47 0 komentar
Assalamualaikum sahabat,

terkadang bila kita ingin berhijrah sering kali kita mengkambing hitamkan hidayah. Misalnya, ingin menutup aurat bilangnya "nanti ah tunggu hidayah, belom dapet hidayah".
Pola pikir ini adalah sebuah pola pikir yang salah yang sudah merajalela di kalangan masyarakat saat ini. Tahukah teman, hidayah itu tidak akan kita dapatkan tanpa usaha dari diri kita sendiri.

Apasih hidayah itu?
Hidayah = Petunjuk
Hidayah adalah petunjuk yang mana datangnya dari Allah, dan akan diturunkan apabila diminta.

Hidayah tersebut ada 3 macam:

1. Hidayah Khulqi
Hidayah khulqi atau hidayah akal pada dasarnya telah dimiliki oleh setiap manusia (berakal)..

2. Hidayah Irsyad wal Bayan
adalah hidayah wahyu, berupa Al'Qur'an dan As-Sunnah.
"Dia lah yang mengutus Rasulnya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya diatas segala agama-agama meskipun orang-orang musyrik benci"
(As-Shaff : 9)

3. Hidayah Taufiq
nah hidayah taufiq ini lah yang harus kita perjuangkan, harus kita usahakan agar Allah mau menurunkannya kepada kita..


Namun ada juga beberapa golongan yang memang Allah tidak akan memberikan hidayahNya kepada mereka. Golongan tersebut adalah: kaum kafir, fasik dan zhalim.

1. Kaum Kafir
Golongan ini disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Qur'an
"Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir"
siapa itu orang kafir? Dalam Al-Qur'an Allah mengatakan, kaum kafir yaitu ada 2: Pertama orang-orang ahli kitab dan yang kedua orang musyrik

2. Kaum yang Fasik
Golongan ini disebutkan sebanyak 5 kali di dalam Al-Qur'an
"Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang fasik"
siapa itu orang yang fasik?
Orang yang fasik itu adalah:
- yang tidak bisa mengambil pelajaran dari perumpamaan yang Allah berikan
- yang sudah tau yang baik dan buruk namun tetap memilih atau melakukan yang buruk
- yang tidak percaya akan janji Allah

3. Orang Dzholim
Nah untuk golongan yang ketiga ini paling banyak disebutkan di dalam Al-Qur'an, yakni sebanyak 8 kali.
"Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang zalim"
Dzholim = tidak adil

Nah itu tadi beberapa hal menyangkut hidayah, yang materinya ana dapatkan dari video ust. Felix Siauw di Youtube. Antum bisa cari dengan keyword "Agar hidayah menjadi lebih mudah"

Jazakallah khoiran semoga bermanfaat..



Move On!!!!

Diposting oleh Nurul Hasanah di 22.28 0 komentar
Assalamualaikum ya shalih(at),

Problematika remaja saat ini ga juah dari yang namanya "Pacaran" dan proses "Move on"..
Seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya pacaran, ttm an, atau yang semacamnya adalah hal yang tidak dibenarkan dalam Islam.. Nah sekarang saya ga akan bahas mengenai pacaran, karena emang sudah jelas hukumnya dan sudah banyak bahasannya. So, saya akan berbagi tips ampuh nan jitu, Insyaallah, gimana cara nya move on dan terbebas dari hal-hal ga penting yang suka menghantui otak hahahah

Bagi kebanyakan kalangan, proses move on adalah proses yang sulit. kenapa sulit? menurut analisa saya, itu dikarenakan habit yang udah ada dan ditanam sedemikian lamanya, sehingga dikala antum-antum sudah terbebas dari jerat maksiat pacaran atau sejenisnya, antum masih susah tuh buat ngelupain si doi, bahasa kerennya susah move on #tsaaah

"belajar melupakan itu sama seperti belajar mencintai, sama-sama haruskan waktu yang berjalan, sama-sama perlukan kesabaran" -di kutip dari: Udah Putusin aja karya Felix Siauw, hal. 137-

Saya setuju dengan kalimat diatas, karena pada hakikatnya untuk merubah atau meninggalkan suatu habit yang telah tertanam, kita memerlukan proses yang memerlukan waktu pula di dalamnya. Nah tapi itu bukan berarti, mentang-mentang butuh proses kita mengulur-ulur hal tersebut, bukan yaah hehhe..

mungkin antum-antum bisa praktekim beberapa tips dibahaw ini, untuk membantu proses move on antum sekalian:

- Niatkan karena Allah
Nah niat move on nya dilurusin dulu tuh, karena Allah ya sobat, jangan karena cari yang baru. salah --"
sama aja boong dong, keluar kandang singa masuk mulut harimau -.-"
Udah diniatin aja buat Allah, karena Allah. Insyaallah cepet ikhlas kok..


- Jangan Komunikasi
untuk tahap awal cobalah jangan dulu berkomunikasi dengan si doi, semakin sering komunikasi, semakin susah dan semakin lama dong move on nya -_-"
Ga usah kirim-kirim pesan, ga usah sms, ga usah telpon-telpon,buang aja alat komunikasi ente #eh yang terakhir jangan dilakuin, bisa dimarahin emak ntar --"
kalo doi hubungin duluan gimana? Ya ga usah ditanggepin --"


- Jangan Stalking atau Kepo
Kan lagi proses move on, cobs den hindari kepo nya, biar ga kepikiran --v


- Buat target/kriteria calon pendamping yang lebih tinggi
nah ini nih, coba deh antum nulis kriteria calon pasangan yang jauh lebih tinggi, kan nanti timbul tuh rasa gimana gitu, kalo si doi belom memenuhi kriteria. Jadi cepet deh move on nya, Insyaallah


Segitu dulu deh ya tips move on nya, silahkan dicoba dan dipraktekan :)

Ingat: Allah tidak menciptakan kamu melainkan berpasang-pasangan.. Dan di ayat lain pun di terangkan bahwa lelaki baik-baik untuk wanita baik-baik dan sebaliknya.. Nah disini siapa yang ga kepingin dapet pasangan yang baik? Pasti semua mengharapkan yang terbaik kan, sembari menunggu mari kita memantaskan diri.. Oiya kan tadi udah bikin list tuh apa aja kriteria calon pasangan idaman, nah sekarang bercermin yuk apakah kita sudah memenuhi kriteria yang kita tulis tadi belom. Kalo belom yuk mulai memantaskan diri. Karena telah dikatakan, pendampingmu adalah cerminan dirimu sendiri..
Percaya dan yakinilah akan janji Allah, karena Allah tak akan mengingkari janjinya.


Semoga bermanfaat dear,

Wassalam :)


 

Autumn itu Maple Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea