Minggu, 24 Januari 2016

Menghafal???

Diposting oleh Nurul Hasanah di 08.47 0 komentar

hari ini aku dikejutkan dengan sebuah pertanyaan “kak, apa yang membuatmu ingin menghafal Qur’an?” 
kurang lebihnya begitu pertanyaannya. sambil menelan ludah aku berfikir keras harus jawab apa. 
menghafal? itu memang sudah lama berada di benakku, namun sampai detik ini belum benar-benar terealisasikan, astaghfirullaah, ampuni aku ya Robb. 
diri ini sangat amat hina ya Robb, aku takut menjadi orang munafik, aku takut menjadi orang yang menyampaikan namun tidak melakukan, lindungi diri ini ya Robb, jauhkan diri ini dari maksiat. Yaa muqolibal qulub, tsabit qolbi alaa dinik, tsabit qolbi alaa dinik, tsabit qolbi alaa dinik.
mau tau akhirnya ku jawab apa?

menurutku, aku ini anak yang sangat banyak menghabiskan apa-apa yang dimiliki orang tua, mulai dari harta, tenaga, pikiran, mungkin bisa jadi hati, tapi aku pun sadar aku ga akan pernah bisa kalopun bermimpi membalasnya. yang ku perbuat apa? bukannya menyenangkan hati ortu malah memberikan kekecewaan. yah kekecewaan atas kepulanganku, atas belum tuntasnya studi impian ku di negeri sejuta teknologi itu. namun sadarlah wahai diri, kamu tidak akan menjadi lebih baik dengan meratapinya. kalau sekedar rumah indah, mobil mewah, atau apapun itu yang bisa dibeli di dunia, itu mah terlalu mainstream dan ga kekal. aku ingin sesuatu yang abadi, yang dapat kupersembahakan kepada mereka, ummi dan abiku. aku ingin memberikan mahkota surga kepada mereka, aku ingin menjadi salah satu sebab surga untuk mereka. bahkan ku tak tau sejatinya apa yang dapat membahagiakan mereka, diri ini masih terlalu pengecut untuk menanyakan itu, namun ku sangat berharap, one day mereka bisa tersenyum lepas kembali, dan aku adalah alasan dibalik senyum itu. Ummi, Abi, sehat-sehat yaa sampai ummi dan abi bisa menyaksikanku menjadi sesuatu yang bisa membuat hati ummi dan abi mekar. Please stay there for me, for ani and nisa. Saksikan kami menjadi mutiara-mutiara yang akan kalian banggakan. 

I love u <3

come back!!!

Diposting oleh Nurul Hasanah di 08.24 0 komentar
Herzlich Willkommen Nurul!!!

rada garing ya, ngucapin ke diri sendiri.
semenjak kuliah di indo rasanya udah semakin jarang posting disini, maafkeun daku blog T_T
too much kesibukan diluar sana yang menyita waktu, selain itu juga kau tergantikan oleh mereka yang setia mendengarkan keluh kesah ku, hihi

sebenernya masih banyak alasan lain kenapa udah ga pernah nulis disini lagi, but i thing its better not to write it here, the reason.

the other and the newer reason is that. auk telah menemukan tempat baru untuk bergalau ria, hehe
orang main tublr mah udah dari kapan tau, gue baru ketagihan sekarang, dasar cups -_-"

maafkeun ke katrokan saya ya :'D

okey bhay segini dulu aja pemberitahuan terkini nya, ku ingin kembali ke dunia baru ku :'D

eiiits jangan sedih gitu dong, tenang aja, aku kalo pengen nulis di sini pasti aku posting kok insyaa Allaah, so i dont wanna leave u :P

*makin ga jelas*
*stres pasca ujian memang begini*

Kamis, 26 Maret 2015

setengah isi setengah kosong

Diposting oleh Nurul Hasanah di 16.19 0 komentar
Assalamu'alaykum sahabat
Pernah mendengar kisah ttg gelas setengah isi setengah kosong?

Alkisah sebuah gelas terisi setengah air. Ada yg beranggapan/menyebutnya: "gelas tsb setengah isi" dan ada yg menyebutnya "gelas itu setengah kosong"

Apa yg terlintas dlm pikiran kita?

Pendapat kita mengenai gelas tsb dpt menafsirkan cara pandang kita thdp sesuatu. Penafsiran terhadap gelas setengah terisi merefleksikan bahwa si penafsir merupakan seseorang yg optimis. Dan sebaliknya.

Coba renungkan.
Penafsiran pertama mngenai gelas setengah terisi ini dianalogikan dg rasa bersyukur kita thdp sesuatu yg kita punya. Pun sebaliknya. Pandangan terhadap gelas setengah kosong tadi merefleksikan diri ini tak pandai bersyukur. Melihat sesuatu dari segi negatifnya saja. Hal2 spt inilah yg mengerdilkan pemikiran kita. Padahal Allaah SWT telah menciptakan kita dlm sebaik2nya bentuk. Tetapi mengapa kita masih saja melihat, menilai, menganggap diri kita/orang lain begitu lemah.

Sahabatku, dikala kita menjudge diri ini lemah dan hanya melihat dari segi kekurangan kita, kemana rasa bersyukur yg seharusnya selalu kita haturkan kepada Sang Maha Pemberi Nikmat.

Ayolah, mulai sekarang fokus lah pada apa yang ada dalam dirimu. Apa yg telah Allaah berikan kepadamu. Dari situ insyaa Allaah akan kau temukan potensi dirimu yg selama ini tertutupi karena rasa pesimismu terhadap diri, terhadap Sang Maha Pemberi.

Pada kesempatan belajar bersama, salah satu guru saya menceritakan petuah kakek beliau yg kurang lebih berbunyi: "orang itu tergantung setelannya (pengaturanya), mau diatur kencang atau diatur lemah"

"Fabby ayyi alaa irrobbikumaa tukadzibaan"
(Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yg kau dustakan?)

Semoga bermanfaat ^^

Kamis, 15 Januari 2015

Dear you guys, D'MASTER :)

Diposting oleh Nurul Hasanah di 04.16 0 komentar
Assalamu'alaykum readers, selamat pagi menjelang siang :D

Sudah kah kalian memenuhi hak lambungmu pagi ini? *ini ceritanya latihan gitu yak heheh*

Ok so, disini sekedar sekilas info, seperti biasa sih, ingin menuangkan uneg-uneg yang tetiba melintas gitu aja. Jadi ga sengaja buka taq-an notes di fb, dan you know, itu notes-notes udah lama nya kelewat banget, kalo bisa karatan mungkin sudah menjamur deh (?)
hehehe :D

Jadi ga sengaja nih iseng ngescrol up scrol down dan yang ada adalah jeng jeng jeng, yuppie kebanyakan taq-an dari anak-anak d'master, oh iya bagi yang belum tau d'master itu apa, jadi d'master itu nama kelas ketika sma, mulai dari kelas XI-lulus bahkan sampai sekarang, yap kami adalah keluarga :")

Kalo penasaran nih sama d'master boleh deh distalk tulisan saya yang ini :> D'MASTER hehe selamat menikmati kealayan kami XD

Oke balik ke tema awal, jadi kan tadi seliweran di notes tuh, baru ngebaca beberapa tulisan dan beberapa judul notes itu, ngebuat pikiran kembali melayang ke masa-masa SMA, hmmm kembali lagi merindukan mereka. Entah di manapun kalian, telah menjadi apapun kalian, dan sedang apapun kalian, semoga kalian tak melupakan keluarga besar kita yang telah kita bangun semenjak hari pertama kaki-kaki kita menapaki tahun ajaran baru untuk kelas XI kala itu, keluarga yang kita bangun dengan penuh canda tawa maupun duka lara. Banyak hal yang menyenangkan maupun tidak telah kita lewati bersama, semoga suatu hari nanti kita dapat kembali mengumpulkan puing-puing memori yang masih tersimpan rapi di benak kita. Ini bukan tentangku maupun tentang mu ataupun dia, ini tentang kita, hab euch so vermiss guys :")

Senin, 12 Januari 2015

Tentang Kita ^^

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.34 0 komentar
Assalamu'alaykum readers... ^^


Kutuliskan kisah tentang kita, kisah yang berawal di penghujung 2014. Dimana kita saling dipertemukan di kampus hijau dengan almamater yang sama. Kalian dan aku, kita awalnya tak saling bertemu, tak saling sapa, tak mengenal satu sama lain. Namun ku bersyukur kepada Rabb-ku yang telah menghantarkan kita kepada sebuah ukhuwah yang indah ini.

Canda tawa jadi satu, ada kalanya saat-saat dia melebur dalam sendu, mana kala ego kita telah berbicara. Namun satu yang ku tau, ukhuwah tak perlu diperjuangkan, ia adalah pancaran dari iman :")

Dears meine liebe Schwestern, tak ada ikatan darah antara Kita, namun ku menyayangi Kalian melebihi saudara biasa. Seringkali ku bertanya-tanya, oh inikah makna "Uhibbukum Fillaah?"
dan jawabannya, "Ya", insya Allaah "ya"

Yaa Robb, yaa Lathief, lembutkanlah hati kami, perkenankanlah persahabatan ini sampai nanti, persatukanlah kami dalam jalan menuju-Mu, sampai kaki-kaki ini menapaki Jannah-Mu, aamiin..

Teruntukmu, adik-adikku
Ronna, Sarah, Tia...
Uhibbukum Fillaah ^^

Kamis, 20 November 2014

Ta'aruf is My Way : "sebab cinta saja tidak cukup"

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.48 0 komentar
Assalamu'alaykum readers,,,

Alhamdulillaah beberapa waktu lalu, kami dari tim @Muslimah Talk meluncurkan buku kedua kami yang judulnya Ta'aruf Is My Way, dengan tagline 'sebab cinta saja tidak cukup'

Jadi di buku kedua ini berisi 10 kisah ta'aruf yang berdasarkan kisah nyata, beberapa adalah kisah dari para Followers MT nah sisanya dari para kru MT :D

Dari semua kisah ini ga berujung happy ending, ada haru ada pilu juga loh hehhee,
selain itu dibalik kisah-kisah tadi kami menyelipkan 'Ibroh/hikmah dari cerita tersebut.

Buku nya unyu banget, kecil simpel dengan harga terjangkau, cukup bawa Rp. 46.000 ke gramedia bisa bawa pulang #Ta'arufIsMyWay loh :D

so, tunggu apa lagi, yuk diserbu ^^



Sahabat Baik

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.28 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

beberapa waktu yang lalu ngebikin tulisan untuk bahan kultweet, supaya ga terpendam dimakan tweet-tweet selanjutnya, jadi kepikiran buat nge-repost disini, sekalian buat pengingan juga hehehe,

selamat membaca  :D

Assalamu'alaykum dear salihat ^^
Bahas apa yah enaknya malem ini?

Hmmm ukhmin lagi kepingin bahas tentang 'sahabat' nih hehe, adakah yg sedang rindu sahabatnya?

Sama dears, ukhmin juga sedang rindu sahabat2 salihat ^^

Baiklah langsung saja, tau ga sih dear betapa sempurnanya islam. Sampe hal spt persahabatanpun sudah diatur :"

""Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara..." 

"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf : 67)

Nah pada sebuah hadits disebutkan bahwasannya Allaah akan menaungi 7 golongan pada hari ketika tiada satupun yg mampu menaunginya

Nah, salah satu dari golongan tsb adalah "orang yang saling mencintai karena Allaah"

Maksudnya apa sih min kok jadi bahas cinta2an? | eits jangan di stop dulu makanya dear, lanjut di stalk aja yuk hehe --v

Jadi, maksudnya orang yang bertemu dan berpisah karena Allaah akan dinaungi pada hari akhir dear

Salah satu contohnya yaitu kedua/lebih sahabat yang bertemu dan merajut persaudaraan atas dasar kecintaan kpd Allaah

Niatnya Lillaah insya Allaah persahabatan tsb akan sampai ke Syurga

Beda dengan yang sahabatannya atas dasar selain Allaah, krn memang sudah disebutkan di Az-Zukhruf 67 tadi dear :"

Sahabat yang baik ialah, apabila dengannya mengingatkanmu kepada Allaah

Sahabat yang baik ialah, Ia yang menegurmu dikala kau lalai, dikala kau futur, 

Sahabat yang baik ialah, ia yang mengingatkanmu bukan meninggalkanmu dikala kau salah

Sahabat yang baik ialah, ia yang merangkulmu dan barjalan bersamamu, bukan mendahuluimu, meninggalkanmu

Sahabat yang baik ialah, ia yang mengajakmu menuju Allaah ketika bersama maupun berjauhan

Namamu tersebut dalam bait-bait do'anya, pun tanpa kau mengetahuinya 

Sahabat yang baik lahir karena kecintaannya kepada Allaah, maka dengannya pun menambah kecintaan kita kpd Sang Maha Cinta

sekian dulu ya dear semoga tweet mengenai sahabat terbaik barusan nermanfaat. 
Uhibbuki Fillaah ^^

Salam
@muslimah_talk
Keep Syar'i and Inspiring dear ^^

Beberapa Nasehat sebagai Renungan

Diposting oleh Nurul Hasanah di 00.25 0 komentar
Assalamu'alaykum readers...

nemu ini dari broadcast-an temen, dan maknanya dalem :")
dibaca yuk...

Beberapa Nasehat sbg renungan kita.

1. Apabila kamu melihat orang lain kagum kepada dirimu, ketahuilah bahwa mereka sebenarnya lagi mengagumi keindahan yang dimunculkan Allah dari dirimu, sementara mereka tidak mengetahui kejelekan yang ditutupi Allah pada dirimu. Oleh karena itu bersyukurlah, jangan tertipu!!

2. Bila kamu ingin bahagia jangan banyak termangu oleh ingatan-ingatan masa lalu. Jangan terikat di belakang orang yang tidak mempedulikanmu. Tidak ada orang yang mati gara-gara berpisah dengan orang lain. Bersyukurlah kepada Allah terhadap nikmat lupa kepada ingatanmu!

3. Jangan beropsesi menjadi lebih baik dari pada orang lain, tapi beropsesilah untuk menjadi lebih baik dari pada dirimu kemaren!

4. Kecilkan akalmu ketika kamu sibuk berinteraksi dengan akal orang lain, dan besarkan akalmu ketika kamu fokus kepada dirinya.

5. Diam dalam posisi sulit akan melahirkan penghormatan, kebalikan dari pertengkaran dan perdebatan yang akan melahirkan kebencian dan dendam.

6. Berinteraksilah dengan orang lain atas dasar dia adalah orang yang paling penting dalam hidupmu. Bukan artinya kamu akan merasakan bahagia dari sikap seperti itu. Akan tetapi selanjutnya kamu akan memiliki teman yang banyak, yang memberikan rasa yang sama kepada dirimu.

7. Bergaullah dengan orang yang mempunyai kepribadian positif, karena ia akan memberi pengaruh kepada pikiran, akal dan tingkah lakumu. Tanpa disadari kamu juga akan berubah menjadi orang yang berkepribadian positif. Setelah itu kamu akan mulai memberi pengaruh positif juga kepada orang lain.

8. Bila kamu dinasehati orang lain dengan cara yang keras jangan potong pembicaraannya. Ambillah faedah dari tanggapan-tanggapannya terhadap dirimu. Di balik kekerasannya itu sebenarnya ada rasa cinta yang mendalam. Janganlah bagaikan orang yang memecahkan alarm pengingat yang tidak berdosa, kecuali ia telah membangunkanmu dari tidur!!

9. Senyum itu tidak akan membelikan untukmu sebungkus roti, akan tetapi ia akan membelikan untukmu jiwa yang banyak.

Karenanya, Maha Suci Allah yang telah menjadikan senyuman sebagai ibadah dalam agama kita, yang dengannya kita akan mendapatkan pahala.
 

Autumn itu Maple Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea